Thursday, November 27, 2008

Iklan di Media "Online" Bakal Tumbuh 23 Persen

Kamis, 27 November 2008 | 13:45 WIB

SANUR, KAMIS — Peluang besar terbuka lebar bagi media online dunia. Tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Zenith Optimedia, iklan internet dunia diprediksi bakal bertumbuh 23 persen per tahunnya pada kurun 2007 hingga 2010.

Dari data yang sama, dapat diketahui pula, nantinya hanya iklan luar ruangan atau outdoor yang akan mengalami kenaikan pangsa pasar dalam pemasangan iklan. Sementara itu, media lain, seperti surat kabar, majalah, televisi, dan radio mengalami penurunan. "Penurunan terparah bakal dialami oleh surat kabar," kata Handhi S Kentjono, CEO MNC Sky Vision, pada acara seminar nasional bertajuk "New Media: Akhir Media Konvensional?" yang berlangsung hari ini di Sanur Beach, Bali.

Handhi mengatakan, hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, jumlah pengguna internet dunia dalam delapan tahun terakhir melonjak tajam, 305 persen. Catatan saja, pada tahun 2000, jumlah pengguna internet dunia hanya sekitar 360,9 juta. Namun, tahun ini jumlahnya sudah mencapai 1,4 miliar orang.

Di Indonesia sendiri dalam kurun waktu yang sama terjadi kenaikan jumlah pengguna internet sebesar 145 persen dari 1,9 juta menjadi 27,5 juta.

Selain alasan tadi, ada juga beberapa faktor lain yang menyebabkan besarnya peluang pasar internet. "Saat ini ada konvergensi konsumen. Mereka dapat memilih media seperti apa yang ingin mereka konsumsi kapan pun dan di mana pun. Pilihannya ya jatuh pada internet," tuturnya.

Hal ini dibenarkan oleh Agung Adiprasetyo, CEO Kelompok Kompas Gramedia. Agung menambahkan, internet juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan media lain. Beberapa di antaranya target audience yang luas, segmen audience yang beragam, hingga dapat diakses seharian penuh.

Nah, adanya faktor-faktor tadi membuat peluang iklan di internet terbuka lebar. Tinggal bagaimana seseorang melihat potensi itu dan memanfaatkannya dengan baik.

Kompas

No comments: