BLOGSPOT atas
Showing posts with label market sentiment. Show all posts
Showing posts with label market sentiment. Show all posts

Friday, April 10, 2009

Wells Fargo Kerek Wall Street ke Posisi Tertinggi

Jumat, 10 April 2009 | 07:54 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di Wall Street Kamis (9/4) waktu setempat, mencapai level tertingginya dalam dua bulan terakhir, setelah bank raksasa Wells Fargo & Co. mengejutkan pasar dengan laporan awal keuntungan yang diluar perkiraan para analis.

Indeks Dow Jones Industrial Average melompat hampir 250 poin dan indeks yang lebih luas lainnya juga meraih kenaikan untuk minggu kelima kalinya secara berturut-turut.

Indeks Dow ditutup melejit 246,27 poin atau 3,1 persen pada 8.083,38. Kemudian indeks Standard & Poor’s 500 meningkat 31,40 poin (3,8 persen) ke posisi 856,56. Serta indeks komposit Nasdaq melompat 61,88 poin (3,9 persen) menjadi 1.652,54.

Investor melihat adanya sinyal perbaikan dari industri perbankan, saat laporan Wells Fargo memperkirakan keuntungan kuartal pertama mencapai 3 miliar dollar AS. Hal itu memberikan sinyal bahwa kebekuan dalam aktivitas pinjam meminjam akhirnya mencair. Wells FArgo menyebutkan keuntungan tersebut berasal dari akuisisi Wachovia pada Januari dan meningkatnya aplikasi hipotik.

"Fakta bahwa Wells Fargo dapat memperoleh rekor keuntungan meskipun ada masalah dalam sistem perbankan, hal itu menunjukkan sesuatu pada Anda. Itu kabar sangat bagus," tegas chief investment officer 300 North Capital,Rick Campagna, di Pasadena, California.

Dengan hasil itu, indeks Dow dan Standard & Poor’s 500 berakhir di posisi tertinggi sejak 9 Februari lalu, dan Nasdaq meraih level penutupan tertinggi dalam tahun ini, dengan meraup 4,9 persen untuk tahun 2009.

Wall Street Jumat ini tutup karena libur Paskah.

EDJ
Sumber : AP
Kompas

- Muhammad Idham Azhari

Saturday, March 28, 2009

Akhiri Pekan Ini, Harga Minyak Terjun Bebas

Sabtu, 28 Maret 2009 | 06:13 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah merosot tajam mengakhiri transaksi pekan ini. Sementara harga gas alam terjun ke angka terendah dalam 7 tahun terakhir, Jumat (28/3), sebagai dampak dari kemerosotan tajam konsumsi energi di kalangan industri.

Kontrak pengiriman minyak mentah light, sweet untuk Mei turun 1,96 dollar AS serta ditutup pada 52,38 dollar AS per barrel di bursa komoditas New York Mercantile Exchange. Sementara di bursa komoditas ICE Futures, London, kontrak pengiriman minyak mentah Brent merosot 1,48 dollar AS serta ditutup pada 51,98 dollar AS per barrel.

Menguatnya nilai dollar AS mengalihkan investor dari transaksi komoditas. Harga minyak mentah yang diperdagangkan di dalam dollar AS cenderung bergerak berlawanan arah dari nilai mata uang tersebut.

Harga minyak mencetak rekor kenaikan baru 2009 pada Selasa (24/3) dan Kamis (26/3). Berkembang konsesus di kalangan pakar bahwa dunia akan mengalami masa kekurangan bahan bakar saat sejumlah produsen minyak memangkas produksi serta eksplorasi. Namun, sebagian besar analis sepakat bahwa masa itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat mengingat permintaan pasar akan bahan bakar telah merosot tajam.

JIM
Sumber : AP
Kompas

- Muhammad Idham Azhari