Sunday, August 26, 2012
Ini Dia Makanan Termahal di Dunia
Ni Luh Made Pertiwi F | Minggu, 26 Agustus 2012 | 11:56 WIB
KOMPAS.com - Emas identik dengan perhiasan. Lalu bagaimana dengan cupcake emas? Di Dubai, Uni Emirat Arab, kafe Bloomsburys menjual Golden Phoenixe Cupcake yang terbuat dari lembaran emas 23 karat yang bisa dimakan.
Berani coba? Maka siapkan uang sebesar 3.676 dirham atau sekitar Rp 9,4 juta. Seperti dalam daftar "Makanan Termahal di Dunia" yang dikeluarkan BBC Travel, cupcake emas tersebut disebut-sebut sebagai cupcake termahal di dunia. Selain lembaran emas, cupcake itu juga berisi buah stoberi organik dan bubuk emas yang bisa dimakan.
Masih di Dubai, minuman yang terkanal di hotel Burj Al Arab masuk dalam daftar "Makanan Termahal di Dunia". Nama cocktail itu adalah "27.321". Berapa harganya? Bersiaplah untuk terbelalak. Sesuai namanya, harga minuman itu adalah 27.321 dirham atau sekitar Rp 70,5 juta.
Nama itu juga tak sekedar menunjukan harganya, namun dinamai berdasarkan lantai hotel tempat minuman itu disuguhkan yaitu lantai 27 dan tinggi hotel tersebut yaitu 321 meter. Minuman ini adalah hasil campuran Macallan Single Malt Scotch, whisky Skotlandia berumur 55 tahun serta disuguhkan di gelas emas 18 karat.
Masih dalam daftar yang sama, Serendipity 3 yang berlokasi di New York, Amerika Serikat, memiliki hidangan manis yang bertajuk Frrrozen Haute Chocolate.
Harganya antara 18.713 dolar AS atau sekitar Rp 177,5 juta. Makanan ini mengandung 28 jenis cokelat dan juga disuguhkan di gelang penuh emas 18 karat dan berlian. Restoran ini juga memiliki es krim sundae termahal di dunia yang bahkan masuk dalam rekor dunia.
Di restoran tersebut juga menyajikan menu hidangan utama yang mahal. Menu Le Burger Extravagant terbuat dari daging sapi wagyu Jepang dengan mentega dari jamur truffle putih yang memang terkenal mahal.
Tambahan lagi isian jamur truffle hitam dan kaviar. Lalu di atasnya, burger ditusuk oleh tusuk gigi yang ujungnya terbuat dari berlian. Bisa jadi ini burger termahal di dunia dengan harga 293 dolar AS atau Rp 2,7 juta.
Nah, berikutnya adalah nigiri sushi yang dibungkus dengan daun emas 24 karat serta berlian 0,20 karat dari Afrika. Sushi ini diberi nama Sushi Del Oriente dan dibuat oleh koki selebriti Angelito Araneta Jr dari perusahaan gastronomi bernama Karat Chef.
Menu ini spesial dibuat untuk seorang pebisnis asal Jepang yang tinggal di Manila, Filipina. Harganya "hanya" 85.727,59 peso Filipina atau sekitar Rp 19, 2 juta.
Di London, ada menu yang tak kalah mahalnya. Sup yang bernama Buddha Jumps Over the Wall dibandrol dengan harga 108 poundsterling atau sekitar Rp.
Menu sup ini dijual di restoran yang menyajikan kuliner-kuliner China bernama Kai Mayfair. Isi sup terdiri dari sirip hiu, abalon, bunga jamur dari Jepang, teripang, ayam, ham Hunan, simping kering, daging babi, dan jahe.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Friday, July 6, 2012
Project and Program Managers
Project managers work with project sponsors, the project team, and other people involved in a project to meet project goals.
Program: group of related projects managed in a coordinated way to obtain benefits and control not available from managing them individually (PMBOK® Guide, Fourth Edition, 2008, p. 9).
Program managers oversee programs; often act as bosses for project managers.
- Muhammad Idham Azhari
Program: group of related projects managed in a coordinated way to obtain benefits and control not available from managing them individually (PMBOK® Guide, Fourth Edition, 2008, p. 9).
Program managers oversee programs; often act as bosses for project managers.
- Muhammad Idham Azhari
Monday, June 25, 2012
Kecelakaan Tragis Antar Mureta Jadi Miliuner Aplikasi
Aditya Panji | Reza Wahyudi | Senin, 25 Juni 2012 | 06:37 WIB
KOMPAS.com - Chad Mureta adalah seorang pebisnis real estate yang super sibuk. Sebuah kecelakaan mobil memaksanya harus beralih profesi, menjadi pebisnis aplikasi mobile yang ternyata bisa mengantarnya menjadi miliuner sekaligus pemilik "Kerajaan Aplikasi."
Pada suatu hari di Januari 2009, Mureta pergi menonton pertandingan bola basket NBA di kota Charlotte, Amerika Serikat. Ia menyetir mobil sendiri menuju lokasi. Senang bisa melihat klub basket favoritnya berlaga, Mureta pulang dengan hati riang. Ia pacu mobil dengan kecepatan tinggi di malam hari.
Dari kejauhan Mureta tak melihat seekor rusa melintasi jalan raya. Ketika sudah mendekat, barulah ia tersadar. Namun naas, ia tak bisa menghindari rusa itu. Mobilnya menghantam median jalan dan berguling sebanyak empat kali.
"Setelah mobil berhenti berguling, saya melihat tangan saya sudah penuh dengan darah. Yang saya ingat selanjutnya adalah suara sirene, lalu saya ditarik keluar dari mobil," kenang Mureta.
Lengan kirinya mengalami patah tulang, dan hampir putus. Alhasil, dua operasi besar harus dijalani. Mureta harus dirawat selama 6 pekan, dan masa pemulihan 18 bulan. Tagihan biaya rumah sakit Mureta jumlahnya mencapai 115.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.
Karena sakitnya ini, Mureta melewatkan segala janji terkait bisnis real estate-nya. Perusahaan yang ia dirikan pada 2006 itu seakan terlantar dan banyak proyek yang gagal. Ia merasa masa depan bisnisnya tidak akan secemerlang dulu. Mureta hampir bunuh diri karena hal ini. "Ini adalah titik terendah dalam hidup saya."
Ditambah lagi, tangan kirinya tak bisa lagi bekerja dengan baik, bahkan sulit untuk dipakai mengetik di atas keyboard.
"Saya harus mengubah hidup saya," Mureta bertekad.
Rencana untuk beralih bisnis sebenarnya telah terpikirkan ketika ia dalam perjalanan menonton pertandingan NBA. Meski telah menghabiskan banyak waktu dan uang untuk bisnisnya, namun hatinya mengatakan ia harus berpindah ke bisnis yang lain, tapi tidak tahu akan bergerak di bidang apa.
Nasib mujur Mureta datang dari hal yang tidak ia kuasai: teknologi. Seorang teman yang menjenguknya di rumah sakit, memperlihatkan sebuah artikel teknologi di koran tentang bagaimana aplikasi mobile dapat menghasilkan uang.
Mureta sama sekali tidak punya pengalaman di bidang teknologi, namun ia punya inspirasi untuk membuat sebuah aplikasi. Inspirasinya diperkuat melalui pengalaman baru yang ia dapat di iPhone 3G, smartphone besutan Apple yang ia beli sebelum kecelakaan.
Ketika sudah keluar dari rumah sakit, Mureta memberanikan diri meminjam uang sebesar 1.800 dollar AS dari ayah tirinya. Uang tersebut akan digunakan untuk membangun aplikasi yang kelak berjalan di sistem operasi mobile iOS.
Aplikasi pertamanya adalah Fingerprint Security Pro, yang berhasil menjadi aplikasi terlaris di toko aplikasi online Apple App Store. Pengembangan aplikasi ini ia lakukan dengan sistem outsourching, bekerjasama dengan salah satu perusahaan yang dipercaya untuk menyusun kode dan mendesain.
"Saya bertemu mereka secara pribadi, lalu menggambarkan ide saya. Saya percaya bahwa saya memiliki tekad dan kekuatan untuk bisa melakukannya, dan ternyata berhasil," ujar Mureta.
Sarjana Manajemen Bisnis di Coastal Carolina University ini kemudian mendirikan usaha rintisan digital (startup) App Empire pada 2009, yang mengembangkan Fingerprint Security Pro. Aplikasi ini dibanderol dengan harga 0,99 dollar AS dan mampu mendatangkan keuntungan lebih dari 700 ribu dollar AS atau sekitar Rp 6,3 miliar.
Kini, startup "Kerajaan Aplikasi" ini diasuh oleh 5 karyawan. Mureta melebarkan sayap bisnisnya dengan membangun 3 startup lain. Jumlah aplikasi yang dihasilkan dari perusahaan-perusahaannya ada sekitar 55 aplikasi dan telah meraih 50 juta unduhan.
Untuk pertama kalinya, Mureta mengenang, ada uang yang masuk ke rekeningnya, bahkan ketika ia tidak bekerja. Uang ini adalah hasil pembayaran para pengguna smartphone yang membeli aplikasi buatan perusahaan Mureta.
Di sinilah pria berusia 31 tahun ini merasa seperti memiliki kehidupan. Bisa berlibur dan tak perlu bekerja 18 jam per hari, tujuh hari dalam sepekan, seperti kala ia masih jadi pebisnis real estate. Seorang yang tidak punya pengalaman teknologi, bisa menjadi orang kaya baru berkat teknologi. "Biarkan teknologi yang bekerja untuk Anda," tutup Mureta.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
KOMPAS.com - Chad Mureta adalah seorang pebisnis real estate yang super sibuk. Sebuah kecelakaan mobil memaksanya harus beralih profesi, menjadi pebisnis aplikasi mobile yang ternyata bisa mengantarnya menjadi miliuner sekaligus pemilik "Kerajaan Aplikasi."
Pada suatu hari di Januari 2009, Mureta pergi menonton pertandingan bola basket NBA di kota Charlotte, Amerika Serikat. Ia menyetir mobil sendiri menuju lokasi. Senang bisa melihat klub basket favoritnya berlaga, Mureta pulang dengan hati riang. Ia pacu mobil dengan kecepatan tinggi di malam hari.
Dari kejauhan Mureta tak melihat seekor rusa melintasi jalan raya. Ketika sudah mendekat, barulah ia tersadar. Namun naas, ia tak bisa menghindari rusa itu. Mobilnya menghantam median jalan dan berguling sebanyak empat kali.
"Setelah mobil berhenti berguling, saya melihat tangan saya sudah penuh dengan darah. Yang saya ingat selanjutnya adalah suara sirene, lalu saya ditarik keluar dari mobil," kenang Mureta.
Lengan kirinya mengalami patah tulang, dan hampir putus. Alhasil, dua operasi besar harus dijalani. Mureta harus dirawat selama 6 pekan, dan masa pemulihan 18 bulan. Tagihan biaya rumah sakit Mureta jumlahnya mencapai 115.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.
Karena sakitnya ini, Mureta melewatkan segala janji terkait bisnis real estate-nya. Perusahaan yang ia dirikan pada 2006 itu seakan terlantar dan banyak proyek yang gagal. Ia merasa masa depan bisnisnya tidak akan secemerlang dulu. Mureta hampir bunuh diri karena hal ini. "Ini adalah titik terendah dalam hidup saya."
Ditambah lagi, tangan kirinya tak bisa lagi bekerja dengan baik, bahkan sulit untuk dipakai mengetik di atas keyboard.
"Saya harus mengubah hidup saya," Mureta bertekad.
Rencana untuk beralih bisnis sebenarnya telah terpikirkan ketika ia dalam perjalanan menonton pertandingan NBA. Meski telah menghabiskan banyak waktu dan uang untuk bisnisnya, namun hatinya mengatakan ia harus berpindah ke bisnis yang lain, tapi tidak tahu akan bergerak di bidang apa.
Nasib mujur Mureta datang dari hal yang tidak ia kuasai: teknologi. Seorang teman yang menjenguknya di rumah sakit, memperlihatkan sebuah artikel teknologi di koran tentang bagaimana aplikasi mobile dapat menghasilkan uang.
Mureta sama sekali tidak punya pengalaman di bidang teknologi, namun ia punya inspirasi untuk membuat sebuah aplikasi. Inspirasinya diperkuat melalui pengalaman baru yang ia dapat di iPhone 3G, smartphone besutan Apple yang ia beli sebelum kecelakaan.
Ketika sudah keluar dari rumah sakit, Mureta memberanikan diri meminjam uang sebesar 1.800 dollar AS dari ayah tirinya. Uang tersebut akan digunakan untuk membangun aplikasi yang kelak berjalan di sistem operasi mobile iOS.
Aplikasi pertamanya adalah Fingerprint Security Pro, yang berhasil menjadi aplikasi terlaris di toko aplikasi online Apple App Store. Pengembangan aplikasi ini ia lakukan dengan sistem outsourching, bekerjasama dengan salah satu perusahaan yang dipercaya untuk menyusun kode dan mendesain.
"Saya bertemu mereka secara pribadi, lalu menggambarkan ide saya. Saya percaya bahwa saya memiliki tekad dan kekuatan untuk bisa melakukannya, dan ternyata berhasil," ujar Mureta.
Sarjana Manajemen Bisnis di Coastal Carolina University ini kemudian mendirikan usaha rintisan digital (startup) App Empire pada 2009, yang mengembangkan Fingerprint Security Pro. Aplikasi ini dibanderol dengan harga 0,99 dollar AS dan mampu mendatangkan keuntungan lebih dari 700 ribu dollar AS atau sekitar Rp 6,3 miliar.
Kini, startup "Kerajaan Aplikasi" ini diasuh oleh 5 karyawan. Mureta melebarkan sayap bisnisnya dengan membangun 3 startup lain. Jumlah aplikasi yang dihasilkan dari perusahaan-perusahaannya ada sekitar 55 aplikasi dan telah meraih 50 juta unduhan.
Untuk pertama kalinya, Mureta mengenang, ada uang yang masuk ke rekeningnya, bahkan ketika ia tidak bekerja. Uang ini adalah hasil pembayaran para pengguna smartphone yang membeli aplikasi buatan perusahaan Mureta.
Di sinilah pria berusia 31 tahun ini merasa seperti memiliki kehidupan. Bisa berlibur dan tak perlu bekerja 18 jam per hari, tujuh hari dalam sepekan, seperti kala ia masih jadi pebisnis real estate. Seorang yang tidak punya pengalaman teknologi, bisa menjadi orang kaya baru berkat teknologi. "Biarkan teknologi yang bekerja untuk Anda," tutup Mureta.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Friday, June 22, 2012
"Cash is The King"
Jumat, 22 Juni 2012 | 07:19 WIB
KOMPAS.com — Pernah mendengar istilah cash is the king alias punya uang tunai adalah raja? Saya asumsikan Anda pernah dengar atau tahu istilah tersebut. Makna utama dari istilah ini adalah ketika Anda memiliki cukup uang kas, Anda akan memiliki fleksibilitas dan kemudahan dalam hal keuangan.
Berikut ini beberapa keutamaan memiliki uang kas, antara lain:
1. Kebutuhan jangka pendek
Memiliki sejumlah uang kas membantu Anda untuk menjalani kebutuhan sehari-hari. Mulai dari kebutuhan belanja, beli bensin, bayar listrik, uang sekolah, uang jajan, hingga membayar sumbangan. Semua ini merupakan kebutuhan yang perlu dibayar tunai dan jangan sekali-kali berpikir untuk menggunakan kartu kredit yang ujung-ujungnya Anda harus membayar biaya lebih akibat terkena bunga pinjaman. Ini merupakan kebutuhan yang perlu disisihkan dari pendapatan Anda dan sudah pasti terjadi setiap bulannya.
2. Dana darurat
Persiapan dana tunai atau uang kas ketika hal-hal terjadi di luar kebiasaan adalah mutlak diperlukan dalam kehidupan kita. Kita mungkin menghadapi suatu kondisi di mana kita mendadak kehilangan pekerjaan dan perlu waktu untuk mencari penggantinya. Kondisi lainnya yang mungkin terjadi adalah apabila salah satu sanak saudara tertimpa musibah dan sangat memerlukan bantuan keuangan dalam jumlah besar.
Jangan sampai ketika kondisi tersebut datang, Anda menjadi kalang kabut dan berpikir untuk menjual aset Anda. Hal ini merupakan sebagian opsi, tetapi sebaiknya merupakan opsi terakhir. Apabila Anda memiliki dana darurat, Anda tidak akan kehilangan aset dan tidak mengalami potensi kerugian atas penjualan aset tersebut. Dana darurat setidaknya melepaskan Anda dari masalah keuangan di tahap awal dan memberikan kesempatan bagi Anda untuk bertindak rasional tanpa merusak tatanan rencana keuangan Anda yang sudah dibangun.
Kedua poin di atas merupakan hal mutlak dari keutamaan memiliki uang kas di dalam perencanaan keuangan. Pada poin selanjutnya, saya berkeinginan untuk menjabarkan lebih mendalam berkaitan dengan keutamaan memiliki uang kas. Menurut saya, hal ini perlu juga menjadi pertimbangan Anda. Poin nomor 3 adalah:
3. Kesempatan
Ada kondisi atau suatu masa di mana Anda menemukan sebuah kesempatan untuk berinvestasi, tetapi kesempatan tersebut terlewati karena Anda sama sekali tidak memiliki uang kas untuk berpartisipasi. Anda mungkin berpikir memang ada ya kondisi seperti itu? Jawabannya: Ada...!
Seorang konglomerat di Indonesia pernah berkomentar dalam sebuah seminar yang pernah saya ikuti pada akhir tahun 2008, ketika itu IHSG terpuruk jatuh di kisaran 1.000. Ia berkata, "….saat ini banyak sekali berlian berserakan di jalan dan tidak ada satu pun yang mau mengambil atau membelinya. Alasannya ada dua: pertama takut dan kedua tidak punya uang kas untuk mengambil kesempatan tersebut."
Mau bukti? Perhatikan harga saham-saham blue chips ketika masa itu. Bandingkan harga saham tersebut pada tahun 2008 dengan harga pada tahun 2012. Saya ambil contoh: sebuah saham otomotif terbesar di Indonesia, ketika akhir Oktober 2008 jatuh hingga Rp 6.600 per lembar saham dan pada Januari 2012 pernah menginjak di harga tertinggi, yaitu Rp 79.000 per lembar saham. Bayangkan apabila Anda membeli saham tersebut dengan dana Rp 50 juta di harga terendah dan menjualnya di harga tertinggi, maka dana Anda akan menjadi Rp 598 juta. Wow… hampir 12 kali keuntungan Anda.
Satu contoh lagi: sebuah saham perbankan kita pada tahun 2008 pernah memiliki harga Rp 400 per lembar saham dan pada awal 2012 berharga sekitar Rp 4.000 per lembar saham, 10 kali lipat kenaikannya. Hmmm… menggiurkan bukan? Semuanya bisa Anda dapatkan apabila saat itu Anda memiliki uang kas.
Namun, hal tersebut tidak serta-merta bisa terjadi di semua pilihan saham. Terdapat pula saham yang stagnan dan tidak berkembang. Ilustrasi di atas adalah kondisi di mana semuanya berjalan dengan lancar dan pengetahuan maupun pengalaman mutlak diperlukan untuk itu.
Butuh riset dan keahlian mendalam dalam menentukan investasi. Jangan lupa pula bahwa investasi tidak hanya mencari keuntungan di jangka pendek, tetapi disesuaikan dengan tujuan finansial Anda. Tujuan ilustrasi tersebut adalah sekadar memberikan gambaran mengenai adanya kesempatan ketika Anda memiliki uang kas.
Oh ya… satu hal lagi, kesempatan ini tidak hanya berlaku pada saham, bisa berlaku pada kendaraan investasi lainnya juga, seperti properti, emas, obligasi, dan juga reksadana.
Pesan terakhir
Dalam tulisan terdahulu saya pernah menjabarkan bagaimana merencanakan investasi dan mengenal instrumen (kendaraan) investasi. Karakteristik dari kendaraan tersebut berbeda-beda dan disesuaikan dengan destinasi finansial yang dituju. So, tentukan dahulu tujuan finansial Anda baru kemudian pilih kendaraan untuk mencapainya.
Nah, dalam tulisan ini saya ingin menunjukkan bahwa memiliki dana tunai juga merupakan suatu hal yang utama dalam perencanaan investasi. Semenjak dulu dan hingga kini, memiliki uang kas merupakan salah satu kemungkinan kendaraan investasi teraman dan berguna bagi kita dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu… seperti saat ini.... Selamat berinvestasi dan sukses selalu untuk Anda.
(Pondra N Permana MM, CFP®, AEPP™/Equity Advisor TGRM Perencana Keuangan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Saturday, June 2, 2012
Bursa AS Anjlok Lebih dari 2 Persen
Erlangga Djumena - Sabtu, 2 Juni 2012 - 06:29 WIB
NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di bursa New York Amerika Serikat merosot lebih dari 2 persen pada perdagangan Jumat (1/6/2012) waktu setempat. Kombinasi dari data dan situasi yang negatif dari AS, China, zona euro dan wilayah lainnya, yang menjadi gambaran tajamnya pelambatan ekonomi dunia, membuat Wall Street terhempas.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup anjlok 274,88 poin (2,22 persen) pada 12.118,57. Kemudian indeks S&P 500 melemah 32,29 poin (2,46 persen) ke posisi 1.278,04, serta indeks komoposit Nasdaq melorot 79,86 poin (2,82 persen) menjadi 2.747,48.
"Ini hari yang jelek bagi saham AS, seiring dengan laporan yang mengecewakan mengenai data pekerjaan AS Mei," ucap Elizabeth Harrow dari Schaeffer’s Investment Research.
Sebuah laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang suram ditambah berita buruk tentang perekonomian China dan data lebih lemah di Eropa, Laporan bulanan pekerjaan AS untuk Mei, yang menunjukkan penurunan tajam dalam penciptaan lapangan kerja. Ekonomi AS hanya menambahkan 69.000 pekerjaan pada Mei, kurang dari setengah dari apa yang diharapkan, mendorong tingkat pengangguran menjadi 8,2 persen.
Berita buruk AS memberi euro sebuah dorongan setelah jatuh terus selama berminggu-minggu, sedikit menahan tingkat penurunan harga Jumat. Euro merosot menjadi 1,2288 dollar AS yang merupakan level terendah sejak 1 Juli 2010, sebelum "rebound" ke 1,2417 dollar setelah data AS keluar.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Thursday, May 31, 2012
Spanyol Tekan Wall Street, Saham Facebook Masih Terpuruk
Erlangga Djumena | Kamis, 31 Mei 2012 | 06:08 WIB
NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di Wall Street terpuruk pada Rabu (Kamis pagi WIB), mengikuti penurunan di Eropa dan Asia karena meningkatnya kekhawatiran investor tentang lemahnya bank-bank Spanyol.
Imbal hasil pada obligasi 10-tahun AS mencapai rekor titik terendah sepanjang waktu dan dolar mencapai tertinggi hampir dua tahun terhadap euro, karena para investor mencari keselamatan dari masalah Eropa.
Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 160,83 poin atau 1,28 persen menjadi ditutup pada 12.419,86. Indeks S&P 500, ukuran pasar lebih luas, merosot 19,10 poin atau 1,43 persen menjadi 1.313,32, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq turun 33,63 poin atau 1,17 persen menjadi 2.837,36.
"Tidak ada yang dapat dianggap berita ’bullish’ dari Eropa hari ini, jadi berita ’bearish’ pada Spanyol adalah (dalam) garis depan," kata Dick Green di Briefing.com.
"Intinya adalah bahwa kekacauan di Eropa tetap berantakan. Tidak ada konsensus antar negara tentang cara mengatasi krisis kredit dan
lembaga politik untuk menangani masalah-masalah Uni Eropa."
Dua puluh sembilan dari 30 saham unggulan (blue-chip) Dow ditutup di posisi merah, dengan Intel melawan arus aksi jual dengan kenaikan tipis.
Alcoa tergelincir 3,5 persen, Caterpillar kehilangan 2,5 persen, General Electric turun 1,6 persen dan JPMorgan Chase merosot 2,0 persen. ExxonMobil dan Chevron keduanya merosot 2,6 persen di tengah penurunan tajam harga minyak.
Saham Research In Motion yang sedang kesulitan, anjlok 7,1 persen setelah memperingatkan setelah pasar ditutup Selasa bahwa pihaknya memperkirakan kerugian operasional pada kuartal saat ini dan telah menunjuk bank investasi untuk mempertimbangkan pilihannya. Facebook turun 2,3 persen menjadi 28,19 dolar AS, hampir 10 dolar AS di bawah harga perdana pada 18 Mei sebesar 38 dolar AS.
Monsanto menjadi salah satu saham langka, naik 2,2 persen setelah meningkatkan prospek pendapatannya karena penjualannya yang kuat. Selanjutnya adalah Apple, naik 1,2 persen setelah kepala eksekutif Tim Cook mengisyaratkan bahwa produknya bisa datang di bidang televisi.
Dengan ketakutan menyapu Wall Street, investor gelisah menunggu serangkaian data ekonomi AS, ditutup Jumat oleh laporan pekerjaan Mei yang paling ditunggu. "Dengan aliran berita begitu sedikit hari ini banyak peserta cemas menunggu data kedua tentang PDB kuartal pertama, yang akan keluar besok bersama dengan klaim pengangguran awal mingguan," kata analis Briefing.com.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Tuesday, May 29, 2012
Siapkan Dana Pendidikan Jauh Hari
Dini | Selasa, 29 Mei 2012 | 06:54 WIB
KOMPAS.com - Pada situasi sekarang ini banyak keluarga dipusingkan oleh dana pendidikan. Biaya yang sudah pasti dikeluarkan adalah biaya pelatihan masuk perguruan tinggi berkisar Rp 3 juta sampai Rp 40 juta. Biaya tes minimum Rp 1 juta untuk beberapa perguruan tinggi.
Ketika sudah lulus, orangtua harus mempersiapkan dana untuk pembangunan, dana biaya kuliah per semester, dan biaya buku, serta biaya sewa rumah untuk mereka yang tidak tinggal di rumahnya lagi karena kejauhan. Dana pembangunan minimal Rp 10 juta sampai dengan Rp 100 juta, tetapi ada juga perguruan tinggi yang meniadakan biaya ini. Mereka justru membuat biaya kuliah cukup besar. Akibatnya, banyak perguruan tinggi membuat kebijakan dengan pembayaran cicilan agar anak bisa masuk perguruan tinggi tersebut.
Persiapan
Lantaran kebutuhan dana yang sangat besar, orangtua harus mempersiapkannya jauh hari. Bagi orangtua yang mempunyai pendapatan memadai, tidak menjadi persoalan karena bisa pinjam ke kantor atau ke bank dengan memberikan jaminan. Bagi yang sedikit kurang, mereka harus mempersiapkannya dengan saksama.
Pertama-tama yang harus dilakukan dalam mempersiapkan dana pendidikan tersebut adalah merencanakan anak akan disekolahkan ke mana. Orangtua harus realistis dalam kasus ini, tidak bisa memaksakan keinginannya. Bila anak hanya bisa diharapkan ke swasta yang normal, orangtua hanya mempersiapkan anak tersebut agar bisa berkuliah di perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuannya.
Sering kali orangtua melakukan tindakan tidak realistis dengan melihat tetangga yang selalu masuk perguruan tinggi termahal. Tetapi, motivasi anak juga perlu dilihat agar bisa dimasukkan ke perguruan tinggi harapan orangtua. Dengan adanya kepastian anak akan masuk ke perguruan tinggi yang dimaksud, orangtua dapat melakukan perhitungan dana yang akan dikeluarkan.
Tahapan kedua, yang perlu dipastikan adalah waktu pembayaran atau dalam dunia perencanaan keuangan disebutkan waktu kebutuhan dana tersebut. Apakah dana tersebut dibutuhkan dalam waktu yang singkat,atau waktu yang lebih panjang. Bila dana dibutuhkan pada waktu yang secepatnya, orangtua bisa mengetahui bagaimana mendapatkannya. Selayaknya, waktu yang dibutuhkan cukup panjang sehingga orangtua bisa bernapas untuk mendapatkan dana tersebut. Bila waktu yang dibutuhkan sangat singkat, agak sulit mendapatkan dana tersebut secara cepat.
Kepastian dana yang akan dikeluarkan dan waktu pembayaran yang telah jelas diketahui, maka orangtua mulai masuk pada tahap ketiga, yaitu mendapatkan sumber pendanaan. Sumber dana yang dibutuhkan dimulai dengan berpikir sejenak dan berdiskusi dengan keluarga (ayah dan ibu). Urutan pertama yang harus dipertimbangkan adalah tabungan yang dimiliki saat ini. Apakah tabungan yang dimiliki saat ini bisa membiayai pendidikan yang direncanakan bersama anak dan keluarga.
Prioritas pengeluaran perlu dipahami karena dana tabungan yang tersedia juga diperuntukkan saat pensiun. Sebaiknya sementara dapat dipergunakan untuk pembayaran biaya pendidikan anak. Bila tabungan tidak tersedia, orangtua harus mencari dana tersebut. Alternatif yang bisa dipergunakan adalah aset dalam rumah yang selama ini tidak pernah dipergunakan, bahkan membuat sempit ruangan di rumah, sebaiknya dijual kepada pihak lain.
Urutan selanjutnya, orangtua bisa mendapatkan dari arisan keluarga. Orangtua bisa meminta pada arisan agar lebih dulu mendapatkannya, atau meminta adanya potongan bila diberikan untuk mendapatkannya. Jika dana dari arisan tidak bisa didapat, keluarga bisa melakukan pinjaman kepada pihak lain (bank, leasing, atau perseorangan).
Sebaiknya, lakukan pinjaman kepada pihak yang tidak memiliki hubungan keluarga agar silaturahim berjalan dengan baik. Keluarga juga bisa menggunakan cara lain yang dianggap lebih baik dari uraian sebelumnya.
Tindakan mereka yang sudah matang dalam keuangan adalah dengan mengikuti asuransi pendidikan. Keluarga mempersiapkannya dengan asuransi, dan bila tiba saatnya pembayaran, keluarga bisa mendapatkan dana untuk keperluan tersebut. Bila keluarga menggunakan asuransi ini, keluarga harus memperhitungkan waktu pencairan dan pembayaran premi tahunannya agar bisa terencana lebih baik untuk kepentingan anak.
Pemilihan asuransi yang tepat sangat dibutuhkan keluarga dalam rangka mempersiapkan dana pendidikan anak tersebut. Untuk asuransi ini, keluarga bisa berkonsultasi dengan perusahaan asuransi yang bisa membantu keluarga.
Sisi lain yang bisa dilakukan keluarga adalah dengan mempersiapkan dari anak sejak awal. Minimum perencanaan tersebut sudah dilakukan paling sedikit lima tahun lalu agar dana yang dibutuhkan dapat disediakan secara saksama. Cara pertama yang paling sederhana adalah menentukan besaran tabungan dari jumlah yang harus dipersiapkan. Bila kebutuhan dana pendidikan sebesar Rp 120 juta, keluarga dapat menyimpan dana sebesar Rp 2 juta setiap bulannya.
Bila keluarga menyimpan di bank dana tersebut setiap bulan, dengan perhitungan matematis, dana yang disimpan setiap bulan tidak sebesar Rp 2 juta, tetapi lebih kecil. Tetapi, keluarga juga bisa meminta perencana keuangan untuk membantu keluarga dalam mempersiapkan dana pendidikan ini.
(Adler Haymans Manurung, praktisi keuangan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
KOMPAS.com - Pada situasi sekarang ini banyak keluarga dipusingkan oleh dana pendidikan. Biaya yang sudah pasti dikeluarkan adalah biaya pelatihan masuk perguruan tinggi berkisar Rp 3 juta sampai Rp 40 juta. Biaya tes minimum Rp 1 juta untuk beberapa perguruan tinggi.
Ketika sudah lulus, orangtua harus mempersiapkan dana untuk pembangunan, dana biaya kuliah per semester, dan biaya buku, serta biaya sewa rumah untuk mereka yang tidak tinggal di rumahnya lagi karena kejauhan. Dana pembangunan minimal Rp 10 juta sampai dengan Rp 100 juta, tetapi ada juga perguruan tinggi yang meniadakan biaya ini. Mereka justru membuat biaya kuliah cukup besar. Akibatnya, banyak perguruan tinggi membuat kebijakan dengan pembayaran cicilan agar anak bisa masuk perguruan tinggi tersebut.
Persiapan
Lantaran kebutuhan dana yang sangat besar, orangtua harus mempersiapkannya jauh hari. Bagi orangtua yang mempunyai pendapatan memadai, tidak menjadi persoalan karena bisa pinjam ke kantor atau ke bank dengan memberikan jaminan. Bagi yang sedikit kurang, mereka harus mempersiapkannya dengan saksama.
Pertama-tama yang harus dilakukan dalam mempersiapkan dana pendidikan tersebut adalah merencanakan anak akan disekolahkan ke mana. Orangtua harus realistis dalam kasus ini, tidak bisa memaksakan keinginannya. Bila anak hanya bisa diharapkan ke swasta yang normal, orangtua hanya mempersiapkan anak tersebut agar bisa berkuliah di perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuannya.
Sering kali orangtua melakukan tindakan tidak realistis dengan melihat tetangga yang selalu masuk perguruan tinggi termahal. Tetapi, motivasi anak juga perlu dilihat agar bisa dimasukkan ke perguruan tinggi harapan orangtua. Dengan adanya kepastian anak akan masuk ke perguruan tinggi yang dimaksud, orangtua dapat melakukan perhitungan dana yang akan dikeluarkan.
Tahapan kedua, yang perlu dipastikan adalah waktu pembayaran atau dalam dunia perencanaan keuangan disebutkan waktu kebutuhan dana tersebut. Apakah dana tersebut dibutuhkan dalam waktu yang singkat,atau waktu yang lebih panjang. Bila dana dibutuhkan pada waktu yang secepatnya, orangtua bisa mengetahui bagaimana mendapatkannya. Selayaknya, waktu yang dibutuhkan cukup panjang sehingga orangtua bisa bernapas untuk mendapatkan dana tersebut. Bila waktu yang dibutuhkan sangat singkat, agak sulit mendapatkan dana tersebut secara cepat.
Kepastian dana yang akan dikeluarkan dan waktu pembayaran yang telah jelas diketahui, maka orangtua mulai masuk pada tahap ketiga, yaitu mendapatkan sumber pendanaan. Sumber dana yang dibutuhkan dimulai dengan berpikir sejenak dan berdiskusi dengan keluarga (ayah dan ibu). Urutan pertama yang harus dipertimbangkan adalah tabungan yang dimiliki saat ini. Apakah tabungan yang dimiliki saat ini bisa membiayai pendidikan yang direncanakan bersama anak dan keluarga.
Prioritas pengeluaran perlu dipahami karena dana tabungan yang tersedia juga diperuntukkan saat pensiun. Sebaiknya sementara dapat dipergunakan untuk pembayaran biaya pendidikan anak. Bila tabungan tidak tersedia, orangtua harus mencari dana tersebut. Alternatif yang bisa dipergunakan adalah aset dalam rumah yang selama ini tidak pernah dipergunakan, bahkan membuat sempit ruangan di rumah, sebaiknya dijual kepada pihak lain.
Urutan selanjutnya, orangtua bisa mendapatkan dari arisan keluarga. Orangtua bisa meminta pada arisan agar lebih dulu mendapatkannya, atau meminta adanya potongan bila diberikan untuk mendapatkannya. Jika dana dari arisan tidak bisa didapat, keluarga bisa melakukan pinjaman kepada pihak lain (bank, leasing, atau perseorangan).
Sebaiknya, lakukan pinjaman kepada pihak yang tidak memiliki hubungan keluarga agar silaturahim berjalan dengan baik. Keluarga juga bisa menggunakan cara lain yang dianggap lebih baik dari uraian sebelumnya.
Tindakan mereka yang sudah matang dalam keuangan adalah dengan mengikuti asuransi pendidikan. Keluarga mempersiapkannya dengan asuransi, dan bila tiba saatnya pembayaran, keluarga bisa mendapatkan dana untuk keperluan tersebut. Bila keluarga menggunakan asuransi ini, keluarga harus memperhitungkan waktu pencairan dan pembayaran premi tahunannya agar bisa terencana lebih baik untuk kepentingan anak.
Pemilihan asuransi yang tepat sangat dibutuhkan keluarga dalam rangka mempersiapkan dana pendidikan anak tersebut. Untuk asuransi ini, keluarga bisa berkonsultasi dengan perusahaan asuransi yang bisa membantu keluarga.
Sisi lain yang bisa dilakukan keluarga adalah dengan mempersiapkan dari anak sejak awal. Minimum perencanaan tersebut sudah dilakukan paling sedikit lima tahun lalu agar dana yang dibutuhkan dapat disediakan secara saksama. Cara pertama yang paling sederhana adalah menentukan besaran tabungan dari jumlah yang harus dipersiapkan. Bila kebutuhan dana pendidikan sebesar Rp 120 juta, keluarga dapat menyimpan dana sebesar Rp 2 juta setiap bulannya.
Bila keluarga menyimpan di bank dana tersebut setiap bulan, dengan perhitungan matematis, dana yang disimpan setiap bulan tidak sebesar Rp 2 juta, tetapi lebih kecil. Tetapi, keluarga juga bisa meminta perencana keuangan untuk membantu keluarga dalam mempersiapkan dana pendidikan ini.
(Adler Haymans Manurung, praktisi keuangan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Wednesday, May 23, 2012
Wall Street Turun Karena Investor Lepas Facebook
Wall Street Turun Karena Investor Lepas Facebook
Hertanto Soebijoto | Rabu, 23 Mei 2012 | 05:53 WIB
NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street menyerahkan keuntungan awal dan berakhir sebagian besar datar pada Selasa atau Rabu (23/5/2012) pagi WIB, karena investor membuang saham Facebook untuk kedua hari berturut-turut.
Pelepasan saham Facebook itu terjadi di tengah kontroversi baru tentang IPO perusahaan tersebut senilai 16 miliar dolar AS.
"Rebound" pada menit-menit terakhir membawa S&P 500 menjadi berakhir di posisi hitam, tetapi indeks lainnya mencatat kerugian kecil untuk hari itu setelah pada jam perdagangan pagi mencatat kenaikan kuat.
Pada penutupan perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 1,67 poin, atau 0,01 persen, menjadi 12.502,81.
Indeks berbasis luas S&P 500 naik 0,64 poin atau 0,05 persen menjadi 1.316,63, sementara indeks teknologi berat Nasdaq kehilangan 8,13 poin atau 0,29 persen menjadi ditutup pada 2.839,08.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Labels:
Bursa NYSE,
saham,
Saham IPO,
technical rebound
Tuesday, May 22, 2012
Telkom dan Arsip Nasional Kembangkan Aplikasi E-Government
Haryo Damardono | Hertanto Soebijoto | Selasa, 22 Mei 2012 | 07:07 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Bersamaan dengan Peringatan Hari Kearsipan Nasional, Senin (21/5/2012), PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) perihal penyelenggaraan e-Government dan Open Government Indonesia. Kesepakatan tersebut ditandatangani Direktur Utama Telkom Arief Yahya dan Kepala ANRI M Asichin.
Kerja sama antara Telkom-ANRI meliputi pengembangan bersama aplikasi-aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN), Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN), Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS) dan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD).
"Keempat aplikasi tersebut akan digunakan dalam pengelolaan arsip institusi negara, yakni kementerian, badan usaha milik negara, pemerintah provinsi, dan perguruan tinggi negeri, dengan memanfaatkan layanan TelkomCloud," kata Arief.
Menurut Arief, Telkom dan ANRI sepakat mengembangkan dan menyempurnakan SIKD dan SIKS dan penyelenggaraan SIKN dan JIKN dengan mendayagunakan sumberdaya manusia dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom serta pelatihan, pendistribusian, operasional dan pemeliharaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN.
Pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pemeliharaan dan pengembangan terhadap paket aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN. Lalu, penyediaan dukungan yang dibutuhkan untuk penanganan gangguan yang terjadi pada aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN.
Terakhir, penyediaan fasilitas komputasi dan storage tahap awal untuk setiap simpul jaringan bagi penyelenggara SIKN-JIKN dan keikutsertaan dalam komunitas pengembang layanan Cloud Computing atau Aplikasi Telkom.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Friday, May 18, 2012
Ini 40 Negara Pemilik Emas Terbesar Dunia
Erlangga Djumena | Jumat, 18 Mei 2012 | 10:37 WIB
NEW YORK, KOMPAS.com - Emas masih menjadi salah satu aset terbaik sebagai cadangan devisa suatu negara. Perannya sangat besar karena memiliki tren harga naik secara jangka panjang.
Memang, tahun ini performa emas sulit ditebak. Dari yang tiba-tiba melesat ke atas, tiba-tiba dibanting ke bawah. Tapi hal itu tak mempengaruhi negara untuk mengubah portfolio cadangan dalam bentuk emas.
Per Mei 2012, World Gold Council mencatat, dari awal tahun ini sebagian besar negara di dunia mempertahankan posisi kepemilikan emas. Dipegang oleh bank sentral, meski volumenya stagnan, porsi logam mulia terhadap total cadangan devisa di sejumlah negara ada yang berkurang.
Contohnya, (dari periode tersebut) komposisi cadangan emas terhadap total devisa AS turun dari 76,9 persen menjadi 75,9 persen. Kemudian Jerman dan dari 74 persen ke 72,8 persen. Dugaan terkuat mengapa porsi tersebut berkurang adalah karena negara memperbesar cadangan devisa dalam bentuk valuta asing (valas). Sedangkan China dengan cadangan devisa terbesar di dunia yakni 3,18 triliun persen pada akhir 2011, porsi emas pada data Mei 2012 ini hanya 1,7 persen dari total cadangan devisanya.
Berdasarkan data per Mei 2012 ini, AS masih menjadi negara/lembaga yang mempunyai emas terbesar di dunia sebagai cadangan devisa yani mencapai 8.133,5 ton emas. Posisi kedua adalah Jerman dengan 3.396,3 ton, serta IMF di posisi ketiga dengan 2.814 ton.
Bagaimana dengan Indonesia? Sebagai salah satu negara yang mempunyai deposit emas terbesar di dunia, Indonesia hanya berada di urutan 39. Bank Indonesia memiliki 73,1 ton emas atau 3,5 persen dari cadangan devisa sampai akhir April 2012 mencapai 116,4 miliar dollar AS. (Dyah Megasari/Kontan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
NEW YORK, KOMPAS.com - Emas masih menjadi salah satu aset terbaik sebagai cadangan devisa suatu negara. Perannya sangat besar karena memiliki tren harga naik secara jangka panjang.
Memang, tahun ini performa emas sulit ditebak. Dari yang tiba-tiba melesat ke atas, tiba-tiba dibanting ke bawah. Tapi hal itu tak mempengaruhi negara untuk mengubah portfolio cadangan dalam bentuk emas.
Per Mei 2012, World Gold Council mencatat, dari awal tahun ini sebagian besar negara di dunia mempertahankan posisi kepemilikan emas. Dipegang oleh bank sentral, meski volumenya stagnan, porsi logam mulia terhadap total cadangan devisa di sejumlah negara ada yang berkurang.
Contohnya, (dari periode tersebut) komposisi cadangan emas terhadap total devisa AS turun dari 76,9 persen menjadi 75,9 persen. Kemudian Jerman dan dari 74 persen ke 72,8 persen. Dugaan terkuat mengapa porsi tersebut berkurang adalah karena negara memperbesar cadangan devisa dalam bentuk valuta asing (valas). Sedangkan China dengan cadangan devisa terbesar di dunia yakni 3,18 triliun persen pada akhir 2011, porsi emas pada data Mei 2012 ini hanya 1,7 persen dari total cadangan devisanya.
Berdasarkan data per Mei 2012 ini, AS masih menjadi negara/lembaga yang mempunyai emas terbesar di dunia sebagai cadangan devisa yani mencapai 8.133,5 ton emas. Posisi kedua adalah Jerman dengan 3.396,3 ton, serta IMF di posisi ketiga dengan 2.814 ton.
Bagaimana dengan Indonesia? Sebagai salah satu negara yang mempunyai deposit emas terbesar di dunia, Indonesia hanya berada di urutan 39. Bank Indonesia memiliki 73,1 ton emas atau 3,5 persen dari cadangan devisa sampai akhir April 2012 mencapai 116,4 miliar dollar AS. (Dyah Megasari/Kontan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Thursday, May 17, 2012
"Hacker" Senang Pengguna Pakai "Password" Lemah
Aditya Panji | Reza Wahyudi | Kamis, 17 Mei 2012 | 13:15 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku kejahatan cyber atau hacker kini mulai melirik media sosial, seperti Facebook atau Twitter, sebagai media untuk melakukan kejahatan cyber.
Hal ini tak lain disebabkan karena kurangnya kesadaran pengguna menjaga keamanan akun miliknya.
"Penjahat cyber memanfaatkan password yang lemah dari sebuah akun jejaring sosial," ujar Raymond Goh, Senior Director Systems Engineering Symantec South East Asia, saat jumpa pers di Jakarta pada Selasa (15/5/2012).
Hacker akan dengan mudah membobol sebuah akun jika password-nya mudah ditebak, misalnya tanggal kelahiran atau hanya "1234".
Raymond menyarankan agar pengguna situs jejaring sosial membuat password yang kuat, jika perlu menggantinya secara rutin.
Selain itu, jika menemukan link atau konten yang mencurigakan dan tidak relevan, ada baiknya tidak di-klik dan laporkan penyalahgunaan.
Bila hacker berhasil membobol sebuah akun, maka mereka bisa saja mengirim konten atau link yang membawa teman lain ke sebuah situs palsu yang kemungkinan besar akan mencuri data pribadi.
Sifat pertemanan di antara pengguna jejaring sosial membuat pengguna percaya begitu saja dengan link atau konten yang dikirim oleh teman mereka. Unsur kepercayaan ini juga yang dimanfaatkan para penjahat cyber.
Menurut Raymond, maraknya kejahatan cyber juga disebabkan meroketnya jumlah pengguna situs jejaring sosial.
Menurutnya, jumlah serangan kejahatan yang dilancarkan melalui blog dan web communication sebesar 25.022 percobaan pada tahun 2011.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku kejahatan cyber atau hacker kini mulai melirik media sosial, seperti Facebook atau Twitter, sebagai media untuk melakukan kejahatan cyber.
Hal ini tak lain disebabkan karena kurangnya kesadaran pengguna menjaga keamanan akun miliknya.
"Penjahat cyber memanfaatkan password yang lemah dari sebuah akun jejaring sosial," ujar Raymond Goh, Senior Director Systems Engineering Symantec South East Asia, saat jumpa pers di Jakarta pada Selasa (15/5/2012).
Hacker akan dengan mudah membobol sebuah akun jika password-nya mudah ditebak, misalnya tanggal kelahiran atau hanya "1234".
Raymond menyarankan agar pengguna situs jejaring sosial membuat password yang kuat, jika perlu menggantinya secara rutin.
Selain itu, jika menemukan link atau konten yang mencurigakan dan tidak relevan, ada baiknya tidak di-klik dan laporkan penyalahgunaan.
Bila hacker berhasil membobol sebuah akun, maka mereka bisa saja mengirim konten atau link yang membawa teman lain ke sebuah situs palsu yang kemungkinan besar akan mencuri data pribadi.
Sifat pertemanan di antara pengguna jejaring sosial membuat pengguna percaya begitu saja dengan link atau konten yang dikirim oleh teman mereka. Unsur kepercayaan ini juga yang dimanfaatkan para penjahat cyber.
Menurut Raymond, maraknya kejahatan cyber juga disebabkan meroketnya jumlah pengguna situs jejaring sosial.
Menurutnya, jumlah serangan kejahatan yang dilancarkan melalui blog dan web communication sebesar 25.022 percobaan pada tahun 2011.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Monday, April 2, 2012
Project Manager
Berikut definisi "Project Manager" dari WIKI, A project manager is a professional in the field of project management. Project managers can have the responsibility of the planning, execution and closing of any project, typically relating to construction industry, architecture, aerospace and defense, computer networking,telecommunications or software development.
Many other fields in the production, design and service industries also have project managers.
- Muhammad Idham Azhari
Friday, March 2, 2012
Pengertian Studi Kelayakan Bisnis
Kondisi lingkungan yang sangat dinamis dan intensitas persaingan yang semakin ketat membuat seorang pengusaha tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman dan intuisi saja dalam memulai usahanya. Seorang pengusaha dituntut untuk melakukan studi kelayakan terhadap ide bisnis yang akan dijalankan agar tidak terjadi ketelanjuran investasi di kemudian hari. Selain itu, sebelum sebuah ide bisnis dijalankan, beberapa pihak selain pelaku bisnis juga membutuhkan studi kelayakan dengan berbagai kepentingannya.
Studi kelayakan bisnis merupakan penilitian yang bertujuan untuk memutuskan apakah sebuah ide bisnis layak untuk dilaksanakan atau tidak. Sebuah ide bisnis dinyatakan layak untuk dilaksanakan jika ide tersebut dapat mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak (stake holder) dibandingkan dampak negatif yang ditimbulkan.
Subagyo (2005) menyatakan bahwa studi kelayakan adalah penilitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. Sedangkan pengertian studi kelayakan bisnis menurut Wikipedia (2009) adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek, baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, sampai dengan aspek manajemen dan keuangan, yang digunakan sebagai dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan, ditunda, atau bahkan tidak dijalankan.
Pengertian studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis sering kali membingungkan. Hal ini karena baik studi kelayakan bisnis maupun rencana bisnis menganalisis beberapa aspek yang sama, yaitu aspek hukum, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan sumber daya manusia, maupun aspek keuangan. Selain itu, baik studi kelayakan bisnis maupun rencana bisnis mempunyai fungsi membantu pengambilan keputusan bisnis.
Rencana bisnis atau business plan adalah dokumen tertulis yang mendeskripsikan masa depan bisnis yang akan dimulai. Rencana ini meliputi apa, bagaimana, siapa, kapan, dan mengapa bisnis dijalankan. Business plan pada umumnya terdiri dari (1) tujuan bisnis, (2) strategi yang digunakan untuk mencapainya, (3) masalah potensial yang kira-kira akan dihadapi dan cara mengatasinya, (4) struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggung jawab), (5) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan, dan (5) modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan dana bagaimana mempertahankannya sampai mencapai Break Event Point (BEP).
Rencana bisnis biasanya digunakan oleh wiraswastawan yang sedang mencari calon investor untuk menyampaikan visi mereka kepada calon investor. Rencana bisnis juga sering kali digunakan oleh perusahaan untuk menarik karyawan penting, prospek bisnis baru, berhubungan dengan pemasok, atau bahkan hanya untuk diberikan kepada siapa pun agar mereka lebih mengerti bagaimana mengelola perusahaan secara lebih baik. Perbedaan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Keterkaitan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis dapat diilustrasikan dengan gambar di bawah ini.
Setiap bisnis memerlukan adanya studi kelayakan pada saat memulai usahanya meskipun dengan intensitas yang berbeda-beda.
Studi kelayakan bisnis merupakan penilitian yang bertujuan untuk memutuskan apakah sebuah ide bisnis layak untuk dilaksanakan atau tidak. Sebuah ide bisnis dinyatakan layak untuk dilaksanakan jika ide tersebut dapat mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak (stake holder) dibandingkan dampak negatif yang ditimbulkan.
Subagyo (2005) menyatakan bahwa studi kelayakan adalah penilitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. Sedangkan pengertian studi kelayakan bisnis menurut Wikipedia (2009) adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek, baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, sampai dengan aspek manajemen dan keuangan, yang digunakan sebagai dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan, ditunda, atau bahkan tidak dijalankan.
Pengertian studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis sering kali membingungkan. Hal ini karena baik studi kelayakan bisnis maupun rencana bisnis menganalisis beberapa aspek yang sama, yaitu aspek hukum, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan sumber daya manusia, maupun aspek keuangan. Selain itu, baik studi kelayakan bisnis maupun rencana bisnis mempunyai fungsi membantu pengambilan keputusan bisnis.
Rencana bisnis atau business plan adalah dokumen tertulis yang mendeskripsikan masa depan bisnis yang akan dimulai. Rencana ini meliputi apa, bagaimana, siapa, kapan, dan mengapa bisnis dijalankan. Business plan pada umumnya terdiri dari (1) tujuan bisnis, (2) strategi yang digunakan untuk mencapainya, (3) masalah potensial yang kira-kira akan dihadapi dan cara mengatasinya, (4) struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggung jawab), (5) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan, dan (5) modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan dana bagaimana mempertahankannya sampai mencapai Break Event Point (BEP).
Rencana bisnis biasanya digunakan oleh wiraswastawan yang sedang mencari calon investor untuk menyampaikan visi mereka kepada calon investor. Rencana bisnis juga sering kali digunakan oleh perusahaan untuk menarik karyawan penting, prospek bisnis baru, berhubungan dengan pemasok, atau bahkan hanya untuk diberikan kepada siapa pun agar mereka lebih mengerti bagaimana mengelola perusahaan secara lebih baik. Perbedaan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel Perbedaan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis
| No | Faktor Pembeda | Studi Kelayakan Bisnis | Rencana Bisnis |
| 1 | Jenis data yang digunakan | Menggunakan data estimasi | Menggunakan data empiris perusahaan |
| 2 | Sumber data yang digunakan | Data eksternal | Data internal |
| 3 | Penyusun | Pihak eksternal, dengan tujuan agar lebih independen | Pihak internal, yang lebih mengetahui kondisi perusahaan |
| 4 | Tujuan | Menilai kelayakan sebuah ide bisnis | Membuat rencana bisnis yang akan datang |
| 5 | Waktu | Memakan waktu lebih lama, karena harus menggali data dari berbagai sumber | Memerlukan waktu yang relatif pendek, karena data hanya bersumber dari intern perusahaan |
| 6 | Biaya | Memerlukan biaya yang relatif besar | Memerlukan biaya yang tidak terlalu besar |
Keterkaitan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis dapat diilustrasikan dengan gambar di bawah ini.
Gambar Keterkaitan antara studi kelayakan bisnis dengan rencana bisnis
Setiap bisnis memerlukan adanya studi kelayakan pada saat memulai usahanya meskipun dengan intensitas yang berbeda-beda.
- Muhammad Idham Azhari
Monday, February 6, 2012
Selamat Ulang Tahun "Muhammad Idham Azhari"
Selamat Ulang Tahun "Muhammad Idham Azhari".
SUKSES...SUKSES...SUKSES... :)
SUKSES...SUKSES...SUKSES... :)
Monday, January 23, 2012
FENGSHUI: Ini Daftar Bisnis yang Mengalir di Tahun Naga Air

Erlangga Djumena | Senin, 23 Januari 2012 | 14:44 WIB
KOMPAS.com - Menjelang pergantian tahun baru Tionghoa alias Imlek, banyak pebisnis yang berusaha mencari tahu bisnis yang peruntungannya bagus di tahun yang baru ini. Ramalan dari para ahli fengshui biasanya yang menjadi salah satu rujukan mereka.
Pakar fengshui akan menerawang berdasarkan julukan tahun yang baru. Nah, Imlek pada tahun ini berjuluk Tahun Naga Air. Menurut pakar fengshui yang dihubungi KONTAN, Tahun Naga Air merupakan tahun yang mampu mendatangkan peruntungan bagi beberapa sektor bisnis.
Namun Suhu Benny, pakar fengshui, mengingatkan agar berhati-hati pada tahun ini. Ia bilang, ciri khas Tahun Naga Air adalah raja. Orang ingin berupaya agar dirinya diperlakukan bak raja. Dus, bila tak pandai bersikap akan membuat orang menjadi angkuh. "Makanya supaya kita berperilaku low profile agar tidak terjebak pada sikap angkuh. Begitu pula dalam menjalankan bisnis," begitu nasihat Suhu Benny.
Dia menjelaskan, elemen air mendominasi langit pada Tahun Naga Air ini. Sisi lain, tanah juga mengandung air, sehingga unsur air menjadi banyak dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan di alam. Namun karena negara kita berada di garis khatulistiwa, di mana elemen apinya tinggi, maka tanah tetap stabil. Dus, bisnis yang berhubungan dengan tanah maupun air akan cerah pada tahun ini.
Nah, apa saja bisnis yang peruntungannya akan cemerlang pada Tahun Naga Air ini? Berikut ulasan beberapa pakar fengshui;
1. Bisnis Makanan dan Minuman
Tahun Naga Air juga memberikan peruntungan bagi para pebisnis makanan dan minuman, seperti bisnis rumah makan. Para ahli fengshui bilang, bisnis makanan dan minuman itu berkaitan dengan elemen air, sehingga prospeknya masih bagus.
Menurut Suhu Benny, bisnis makanan dan minuman ini tidak akan mati sebab jumlah penduduk semakin banyak. Pertumbuhan ekonomi pun juga semakin baik sehingga mendongkrak tingkat daya beli masyarakat.
Demikian juga menurut Suhu Liem. Dia juga bilang, bisnis makanan dan minuman ini akan mendongkrak bisnis lain, seperti bisnis supermarket dan minimarket. Dua sektor ini, secara fengshui masuk katagori elemen tanah.
2. Agribisnis
Bisnis di sektor agribisnis seperti tanam-tanaman, hasil pertanian, perikanan dan peternakan, prospeknya juga akan bagus di Tahun Naga Air. Alasannya, bisnis tersebut masuk kategori elemen air.
Menurut Suhu Benny, bisnis di sektor agribisnis akan meningkat. Ini bisa ditandai dari tingginya pertumbuhan bisnis tanaman, baik padi maupun yang lain. Meski demikian, cuaca , infrastruktur dan irigasi masih menjadi kendala utama, dan ini harus diwaspadai. "Bisnis ini bisa menjadi peluang besar," jelasnya
Namun, Suhu Liem punya pandangan berbeda. Menurutnya, bisnis pertanian yang tumbuh di tanah dan air akan mengalami kegagalan panen akibat curah hujan yang tinggi.
3. Industri kreatif
Bisnis di industri kreatif juga akan menggeliat di Tahun Naga Air. Menurut Suhu Liem, secara fengshui, industri kreatif ini memadukan elemen tanah dan kayu. Tanah yang mengandung unsur air akan menyuburkan kayu. Dus, dalam pandangan dia, industri kreatif akan berkembang.
Menurut Suhu Acai, yang paling prospektif adalah industri kreatif di bidang hiburan. "Tren perkembangan dunia hiburan juga semakin baik," imbuhnya
Tapi Suhu Benny bilang, bisnis industri kreatif berhubungan dengan elemen kayu jadi tidak cocok dengan air. Dia memprediksi kreatif seperti seni, fotografi, tekstil, dan fashion akan meredup. Alasannya, dominasi air bisa membusukkan kayu.
4. Bisnis properti
Bisnis di sektor properti memang sedang menggeliat. Beruntung bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis properti karena di Tahun Naga Air membawa berkah bagi bisnis properti. Suhu Benny bilang, bisnis properti ini antara lain bisnis bahan bangunan, investasi tanah, serta perumahan.
Pakar fengshui dari Universitas Maranatha, Suhu Liem Boen Hong mengamini. Dia bilang, usaha yang tergolong elemen tanah akan terus mengalami perkembangan.
Begitu pula penerawangan ahli fengshui, Suhu Acai. Tahun Naga Air, menurut dia, akan mendatangkan keberuntungan bagi bisnis yang berhubungan dengan tanah, seperti properti. "Apalagi populasi penduduk terus bertambah dan tempat tinggal menjadi kebutuhan pokok yang mesti dipenuhi," ujarnya.
Sehingga ia melihat kecenderungan orang ayang semakin banyak menaruh duitnya untuk membeli tanah atau rumah bisa mendapatkan keuntungan lebih.
Terlepas dari itu, Teguh Satria, Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Real Estate Indonesia (REI), mengakui, bisnis properti memang diprediksikan bakal bergairah di tahun ini. Apalagi bunga kredit perbankan makin rendah, sehingga memacu penyaluran kredit perumahan. (Noverius Laoli, Fahriyadi/Kontan)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Sunday, January 22, 2012
INVESTASI: Adakah Efek Januari?
KOMPAS, Minggu, 22 Januari 2012
OLEH ADLER HAYMANS MANURUNG
Pada Januari ini, berbagai pihak sedang membahas apakah ada efek Januari (January effect) di Bursa Efek Indonesia. Sementara bursa Amerika sudah selalu membahas adanya January effect karena konsep January effect datang dari mereka. Tulisan kali ini membahas January effect tersebut.
January effect adalah rata-rata tingkat pengembalian yang diperoleh investor selama bulan Januari lebih tinggi dari tingkat pengembalian pada bulan lain. Investor yang melakukan pembelian pada awal Januari dan dijual pada akhir Januari jauh lebih tinggi dari tindakan yang sama dilakukan pada Februari atau Juli atau Desember. Kenapa bisa itu terjadi harus dipahami oleh semua pihak dan investor agar tidak gegabah menyatakan pengaruh January effect.
Analis pasar modal biasanya menerbitkan laporan peramalan pendapatan perusahaan pada akhir Desember setelah Natal. Analis tersebut melakukan company visit ke perusahaan yang terdaftar di bursa pada November dan melakukan analisis untuk hasil yang dicapai pada tahun berjalan dan meramalkan pendapatan serta laba bersih untuk tahun mendatang. Ramalan pendapatan dan laba bersih paling sedikit dua tahun untuk melihat gambaran ke mana arah harga saham perusahaan bersangkutan pada masa mendatang.
Laporan
Laporan tersebut mulai dikirimkan kepada investor sejak pertengahan Desember dan sampai di tangan investor pada akhir bulan. Investor (baca: fund manager) mulai membaca laporan tersebut pada awal Januari. Hall ini terjadi dikarenakan investor melakukan liburan Natal dan Tahun Baru. Ketika masuk pada awal Januari dan membaca laporan tersebut, fund manager sudah berpikir tahun berjalan atau satu tahun ke depan (sebelumnya disebut tahun peramalan). Akibatnya, fund manager harus mendapatkan berapa laba bersih tahun berjalan. Artinya, tahun berjalan ketika Natal tak berlaku lagi data atau informasi yang dipegang selama ini karena tahunnya sudah berbeda. Fund manager atau investor melakukan investasi pada saham dikarenakan investor membeli prospek perusahaan.
Berdasarkan informasi yang dimiliki saat itu, yaitu laporan analisis dari analis tersebut termasuk analis dari dalam perusahaan, fund manager melakukan perubahan strategi investasi dengan menjual saham yang dianalisis, berdasarkan laporan, tidak prospektif dan membeli saham yang dianalisis sangat bagus memberikan pertumbuhan sebagai pengganti yang dijual. Tindakan ini dilakukan oleh fund manager untuk memenuhi target tingkat pengembalian investasi yang dimiliki agar investor tidak lari dari yang dikelola.
Fund manager yang terus membeli saham mulai awal sampai akhir Januari membuat harga saham mengalami peningkatan cukup tinggi. Dalam kasus perhitungan, besaran tingkat pengembalian tesebut paling sedikit 5 persen dan bisa mencapai 20 persen. Tingkat pengembalian ini cukup besar bila dibandingkan dengan tingkat pengembalian pada deposito dan obligasi yang hasilnya tidak melebihi 1 persen. Bila tingkat pengembalian pada saham tersebut dikurangi tingkat pengembalian yang bebas risiko, premium cukup besar dan, bila disetahunkan, hasilnya cukup tinggi sekali. Hasil tingkat pengembalian yang tinggi ini disebut dengan January effect.
Tidak terjadi
Apakah ada January effect di bursa saham Indonesia? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap data IHSG, tidak terjadi tingkat pengembalian yang tinggi di Indonesia pada Januari. Adapun tingkat pengembalian yang tinggi terjadi pada Desember sehingga dapat disebut December effect.
Manurung (1996, 2006, dan 2008) telah menemukan adanya efek Desember ini. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa bursa mengalami penurunan pada Juli sampai Oktober dan mengalami kenaikan pada November. Broto (2011) mendukung hasil penelitian Manurung tersebut, yang menyatakan efek Desember yang terjadi di Indonesia. Terjadinya tingkat pengembalian pada Desember dikarenakan bursa saham Indonesia belum efisien dan banyak pihak (terutama investor asing) menyatakan bursa Indonesia merupakan bursa spekulasi dan masih jauh untuk bursa investasi.
Faktor utama yang membuat pernyataan tersebut dikarenakan investor yang masih dikuasai oleh sedikit investor yang sudah bisa memahami permainan saham tersebut.
Artinya, jumlah investor yang setiap hari melakukan perdagangan tidak begitu banyak dan paling banyak 10.000 investor walaupun rekening investor sudah mencapai ratusan ribu.
Berdasarkan empiri yang diuraikan sebelumnya, investor Indonesia sebaiknya melakukan transaksi pada Desember untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih baik. Untuk mendapatkan hasil investasi yang lebih baik sekali, investor melakukan pembelian pada pertengahan Oktober dan menjualnya pada akhir Desember.
Selamat berinvestasi.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
OLEH ADLER HAYMANS MANURUNG
Pada Januari ini, berbagai pihak sedang membahas apakah ada efek Januari (January effect) di Bursa Efek Indonesia. Sementara bursa Amerika sudah selalu membahas adanya January effect karena konsep January effect datang dari mereka. Tulisan kali ini membahas January effect tersebut.
January effect adalah rata-rata tingkat pengembalian yang diperoleh investor selama bulan Januari lebih tinggi dari tingkat pengembalian pada bulan lain. Investor yang melakukan pembelian pada awal Januari dan dijual pada akhir Januari jauh lebih tinggi dari tindakan yang sama dilakukan pada Februari atau Juli atau Desember. Kenapa bisa itu terjadi harus dipahami oleh semua pihak dan investor agar tidak gegabah menyatakan pengaruh January effect.
Analis pasar modal biasanya menerbitkan laporan peramalan pendapatan perusahaan pada akhir Desember setelah Natal. Analis tersebut melakukan company visit ke perusahaan yang terdaftar di bursa pada November dan melakukan analisis untuk hasil yang dicapai pada tahun berjalan dan meramalkan pendapatan serta laba bersih untuk tahun mendatang. Ramalan pendapatan dan laba bersih paling sedikit dua tahun untuk melihat gambaran ke mana arah harga saham perusahaan bersangkutan pada masa mendatang.
Laporan
Laporan tersebut mulai dikirimkan kepada investor sejak pertengahan Desember dan sampai di tangan investor pada akhir bulan. Investor (baca: fund manager) mulai membaca laporan tersebut pada awal Januari. Hall ini terjadi dikarenakan investor melakukan liburan Natal dan Tahun Baru. Ketika masuk pada awal Januari dan membaca laporan tersebut, fund manager sudah berpikir tahun berjalan atau satu tahun ke depan (sebelumnya disebut tahun peramalan). Akibatnya, fund manager harus mendapatkan berapa laba bersih tahun berjalan. Artinya, tahun berjalan ketika Natal tak berlaku lagi data atau informasi yang dipegang selama ini karena tahunnya sudah berbeda. Fund manager atau investor melakukan investasi pada saham dikarenakan investor membeli prospek perusahaan.
Berdasarkan informasi yang dimiliki saat itu, yaitu laporan analisis dari analis tersebut termasuk analis dari dalam perusahaan, fund manager melakukan perubahan strategi investasi dengan menjual saham yang dianalisis, berdasarkan laporan, tidak prospektif dan membeli saham yang dianalisis sangat bagus memberikan pertumbuhan sebagai pengganti yang dijual. Tindakan ini dilakukan oleh fund manager untuk memenuhi target tingkat pengembalian investasi yang dimiliki agar investor tidak lari dari yang dikelola.
Fund manager yang terus membeli saham mulai awal sampai akhir Januari membuat harga saham mengalami peningkatan cukup tinggi. Dalam kasus perhitungan, besaran tingkat pengembalian tesebut paling sedikit 5 persen dan bisa mencapai 20 persen. Tingkat pengembalian ini cukup besar bila dibandingkan dengan tingkat pengembalian pada deposito dan obligasi yang hasilnya tidak melebihi 1 persen. Bila tingkat pengembalian pada saham tersebut dikurangi tingkat pengembalian yang bebas risiko, premium cukup besar dan, bila disetahunkan, hasilnya cukup tinggi sekali. Hasil tingkat pengembalian yang tinggi ini disebut dengan January effect.
Tidak terjadi
Apakah ada January effect di bursa saham Indonesia? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap data IHSG, tidak terjadi tingkat pengembalian yang tinggi di Indonesia pada Januari. Adapun tingkat pengembalian yang tinggi terjadi pada Desember sehingga dapat disebut December effect.
Manurung (1996, 2006, dan 2008) telah menemukan adanya efek Desember ini. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa bursa mengalami penurunan pada Juli sampai Oktober dan mengalami kenaikan pada November. Broto (2011) mendukung hasil penelitian Manurung tersebut, yang menyatakan efek Desember yang terjadi di Indonesia. Terjadinya tingkat pengembalian pada Desember dikarenakan bursa saham Indonesia belum efisien dan banyak pihak (terutama investor asing) menyatakan bursa Indonesia merupakan bursa spekulasi dan masih jauh untuk bursa investasi.
Faktor utama yang membuat pernyataan tersebut dikarenakan investor yang masih dikuasai oleh sedikit investor yang sudah bisa memahami permainan saham tersebut.
Artinya, jumlah investor yang setiap hari melakukan perdagangan tidak begitu banyak dan paling banyak 10.000 investor walaupun rekening investor sudah mencapai ratusan ribu.
Berdasarkan empiri yang diuraikan sebelumnya, investor Indonesia sebaiknya melakukan transaksi pada Desember untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih baik. Untuk mendapatkan hasil investasi yang lebih baik sekali, investor melakukan pembelian pada pertengahan Oktober dan menjualnya pada akhir Desember.
Selamat berinvestasi.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Labels:
December Effect,
investasi,
january effect,
saham
Saturday, January 14, 2012
Ingin Tambah Kaya? Pahami dan Restrukturisasi Utang Anda!
Erlangga Djumena | Sabtu, 14 Januari 2012 | 10:48 WIBKOMPAS.com — Pembaca yang bijak, sering sekali kita mendengar nasihat yang isinya lebih kurang menyatakan bahwa janganlah Anda berutang karena utang merupakan warisan "bom waktu" kita maupun bagi pasangan dan anak kita. Ya, benar. Utang akan menjadi masalah besar ketika utang tersebut tidak dapat diselesaikan atau dilunasi. Utang juga menjadi masalah ketika si peminjam utang (debitor) meninggal, sedangkan utang belum lunas. Namun, sesungguhnya benarkah demikian? Untuk jelasnya, silakan kita simak artikel ini dengan seksama.
Memang jika tidak direncanakan dan diperlakukan dengan matang serta dengan disiplin yang ekstraketat maka utang adalah bom waktu. Utang akan menyengsarakan keluarga kita. Namun sebaliknya, jika direncanakan dan dikelola dengan benar, disiplin yang tinggi, tentu utang menjadi tidak berbahaya. Sekali lagi saya tegaskan, tidak berbahaya. Dalam kondisi kondusif, potensi utang akan lebih besar imbasnya pada peningkatan aset dari pengutang (debitor) tersebut.
Beberapa waktu yang lalu (Desember 2011) artikel kami telah membahas mengenai "Kapan Saya Perlu Utang?". Di artikel tersebut sudah dijelaskan, jika kita memiliki modal usaha, mana yang lebih baik? Apakah kita lebih baik berutang atau tidak berutang? Nah, kali ini kami ingin melengkapinya dengan memaparkan lebih rinci mengenai instrumen-instrumen utang perorangan bukan perusahaan dengan tujuan agar terjadi peningkatan aset yang signifikan dari debitor tersebut.
Pertanyaan berikut adalah, dapatkah kita meningkatkan aset melalui utang? Jawabannya adalah "Ya" asalkan Anda memahami karakteristik dari jenis instrumen utang yang ada di perbankan serta posisi keuangan Anda berada di dalam koridornya.
Pahami instrumen utang Anda
Nah pembaca, jika ingin meningkatkan aset saat kita berutang maka pahamilah dan tempatkanlah beberapa instrumen utang ini sesuai dengan peruntukannya. Dengan mematuhi koridor yang ada maka aset Anda akan bertambah. Sebagai informasi instrumen (lihat tabel di atas) adalah yang dikeluarkan oleh perbankan serta oleh lembaga pembiayaan yang bukan bank untuk gadai (dengan bulan pengambilan data Januari 2012).
Jadi evaluasilah diri Anda, apakah utang Anda ada yang berada di luar koridor "batasan penggunaan wajar"? Dan melebihi "jangka waktu utang ideal"? Apakah total cicilan utang saya di atas 35 persen dari income? Hmm..., jika ya, kami sarankan Anda untuk berpikir dan bekerja keras agar berusaha untuk berada di dalam kedua koridor tersebut di atas (yang berwarna kuning) serta menekan total cicilan Anda hingga berada dalam koridor maksimal 35 persen dari income. Lalu bagaimana caranya? Marilah kita simak dan lakukan langkah selanjutnya.
Pindahkan instrumen utang Anda!
Di atas telah dibahas bahwa bagi mereka yang berada di luar koridor "batasan penggunaan wajar" dan melebihi "jangka waktu utang ideal", berikut ini adalah kiat-kiat yang harus dilakukan, yakni dengan melakukan restrukturisasi atas utang Anda. Bagaimana caranya? Ini dia:
1. Hitunglah besar cicilan Anda per bulan, apakah total cicilan utang di atas 35 persen dari penghasilan? Solusi jika jawabannya "Ya":
a. Jika Anda karyawan tetap, alokasikan bonus atau tunjangan Anda untuk membayar pokok utang Anda. Jika belum cukup maka Anda harus mulai mencari tempat kerja lain dengan aktif agar mendapatkan gaji yang lebih besar.
b. Jika Anda bukan karyawan tetap, masuklah ke perusahaan besar. Satu di antara sedikit cara adalah jadikan diri Anda sebagai tenaga atau agen penjual. Suka atau tidak, Anda harus lakukan ini karena agen penjual jika berprestasi sangat mungkin untuk mendapatkan imbal hasil yang besar jika dibandingkan dengan departemen yang lain. Kemudian lakukanlah penjualan sebanyak mungkin, hingga Anda memiliki uang untuk membayar utang tersebut. Carilah bisnis yang tidak memerlukan modal besar. Hati-hati, Anda jangan mudah tercebur pada bisnis multi level marketing (MLM) jika menurut Anda MLM tersebut memiliki modal yang besar. Atau jangan pula mudah tergiur memiliki income yang besar karena melihat gempuran iklan di koran yang menyatakan mudahnya mendapatkan uang dari option, bisnis properti, dan lain-lain. Betapa pun menariknya income yang dijanjikan, tetap Anda mengeluarkan modal besar. Hindari! Mengapa? Karena prioritas saat ini adalah untuk menekan total cicilan Anda yang berada di atas 35 persen, jadi prioritas Anda saat ini bukan untuk mengeluarkan banyak uang, melainkan sebaliknya, mendapatkan uang.
2. Hitung total utang Anda, kemudian alihkan seluruh utang tersebut kepada utang yang memiliki jangka waktu yang panjang dan suku bunga yang lebih ringan, yakni utang dengan jaminan properti (butir nomor 4);
3. Jika properti telah dijaminkan di bank maka coba renegosiasi dengan bank Anda, mintalah top up atas kredit Anda. Sejauh cicilan Anda lancar dan kredit telah berjalan minimal 1 tahun maka ada kemungkinan bank menaikkan plafon kredit tersebut. Gunakan dana top up tersebut untuk menutupi utang Anda yang ada di butir nomor 1 sampai dengan 3.
4. Jangan lupa, dalam alokasi dana yang baru tersebut Anda harus sisihkan untuk investasi sebesar minimal 10 persen. Investasi dapat dilakukan pada sektor riil ataupun sektor keuangan.
5. Namun, jika Anda telah melakukan hal di atas tetapi masih belum masuk dalam batasan cicilan utang yang sehat < 35 persen maka Anda harus ikhlas untuk menjual sebagian aset Anda agar rasio cicilan utang Anda sehat. Ingat, pada saat rasio cicilan utang sehat, Anda akan berpeluang lagi untuk mendapatkan aset Anda yang dahulu hilang terjual.
6. Dalam dunia utang, kita juga harus melakukan manajemen risiko. Nah, untuk butir nomor 4, utang tersebut sudah otomatis ter-cover oleh asuransi jiwa sehingga membuat Anda dan keluarga menjadi lebih tenang.
Demikian pembaca, tentunya tulisan ini hanya membangun semangat dan kerangka untuk berpikir lebih kritis. Bagaimanapun, setiap orang pasti memiliki kondisi yang berbeda. Namun, setidaknya pasti ada jalan untuk membuat aset kita bertambah. Utang sah-sah saja asalkan rasionya sehat dan digunakan untuk yang produktif, bukan konsumtif. (Taufik Gumulya, CFP® CEO & Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Sunday, January 1, 2012
Sunday, December 18, 2011
Ini Dia, Pencarian Terpopuler 2011 Versi Google
Aditya Panji | Reza Wahyudi | Minggu, 18 Desember 2011 | 14:01 WIB
KOMPAS.com — Di penghujung 2011, situs mesin pencari Google membuat daftar pencarian terpopuler selama 2011 yang diberi nama Google Zeitgeist 2011.
Pencarian terbanyak secara umum ditempati oleh penyanyi pendatang baru Rebecca Black. Pencarian terbanyak yang menempati posisi kedua sampai sepuluh meliputi: Google+, Ryan Dunn, Casey Anthony, Battlefield 3, iPhone 5, Adele, Tokyo Electric Power Co (TEPCO), Steve Jobs, dan terakhir iPad 2.
Di dalam Zeitgeist 2011 ini, Google juga memilah pencarian terbanyak berdasarkan kategori. Berikut ini daftar 10 pencarian terbanyak berdasarkan kategori di tahun 2011 ini:
Pencarian Global:
1. Rebecca Black
2. Google+
3. Ryan Dunn
4. Casey Anthony
5. Battlefield 3
6. iPhone 5
7. Adele
8. Tokyo Electric Power Co (TEPCO)
9. Steve Jobs
10. iPad2
Pencarian Entertainment:
1. Rebbeca Black
2. Ryan Dunn Dead
3. Price Tag Lyrics
4. Amy Winehouse Death
5. Super Bass Lyrics
6. Crazy Stupid Love
7. Disney Junior
8. Kim Kardhasian Wedding
9. The Lazy Song
10. Rihanna Man Down
Pencarian Olahraga:
1. Mayweather Vs Ortiz
2. Soccerstar
3. Dan Wheldon
4. Ufc Rio
5. Marco Simoncelli
6. Troy Davis
7. India Vs England
8. Timnas Sepak Bola Putri Jepang
9. Hope Solo
10. Pacquiao Vs Mosley
Pencarian Elektronik:
1. Amazon Kindle Fire
2. iPhone 4S
3. Sidekick 4G
4. Hp Touchpad
5. Spb Shell 3d
6. iPad 2
7. HTC Sensation
8. Samsung Nexus Prime
9. Sony Ngp
10. iPad 3
Pencarian Makanan dan Minuman:
1. Wendys
2. Just Eat
3. Little Caesars
4. Chick Fil A
5. Allrecipes
6. (Salah satu makanan Jepang)
7. Jimmy Johns
8. Buffalo Wild Wings
9. Popeyes
10. Cupcakes
Pencarian Orang:
1. Rebbeca Black
2. Ryan Dunn
3. Pippa Middleton
4. Casey Anthony
5. Adele
6. Steve Jobs
7. Amy Winehouse
8. Osama bin Laden
9. Charlie Sheen
10. Kate Middleton
Pencarian Berita:
1. Fukushima
2. iPhone 4S
3. Melania Rea
4. Salvatore Parolisi
5. Lamberto Sposini
6. Battlefield 3
7. Dsk
8. iPhone 5
9. Gaddafi
10. Libya
KOMPAS.com — Di penghujung 2011, situs mesin pencari Google membuat daftar pencarian terpopuler selama 2011 yang diberi nama Google Zeitgeist 2011.
Pencarian terbanyak secara umum ditempati oleh penyanyi pendatang baru Rebecca Black. Pencarian terbanyak yang menempati posisi kedua sampai sepuluh meliputi: Google+, Ryan Dunn, Casey Anthony, Battlefield 3, iPhone 5, Adele, Tokyo Electric Power Co (TEPCO), Steve Jobs, dan terakhir iPad 2.
Di dalam Zeitgeist 2011 ini, Google juga memilah pencarian terbanyak berdasarkan kategori. Berikut ini daftar 10 pencarian terbanyak berdasarkan kategori di tahun 2011 ini:
Pencarian Global:
1. Rebecca Black
2. Google+
3. Ryan Dunn
4. Casey Anthony
5. Battlefield 3
6. iPhone 5
7. Adele
8. Tokyo Electric Power Co (TEPCO)
9. Steve Jobs
10. iPad2
Pencarian Entertainment:
1. Rebbeca Black
2. Ryan Dunn Dead
3. Price Tag Lyrics
4. Amy Winehouse Death
5. Super Bass Lyrics
6. Crazy Stupid Love
7. Disney Junior
8. Kim Kardhasian Wedding
9. The Lazy Song
10. Rihanna Man Down
Pencarian Olahraga:
1. Mayweather Vs Ortiz
2. Soccerstar
3. Dan Wheldon
4. Ufc Rio
5. Marco Simoncelli
6. Troy Davis
7. India Vs England
8. Timnas Sepak Bola Putri Jepang
9. Hope Solo
10. Pacquiao Vs Mosley
Pencarian Elektronik:
1. Amazon Kindle Fire
2. iPhone 4S
3. Sidekick 4G
4. Hp Touchpad
5. Spb Shell 3d
6. iPad 2
7. HTC Sensation
8. Samsung Nexus Prime
9. Sony Ngp
10. iPad 3
Pencarian Makanan dan Minuman:
1. Wendys
2. Just Eat
3. Little Caesars
4. Chick Fil A
5. Allrecipes
6. (Salah satu makanan Jepang)
7. Jimmy Johns
8. Buffalo Wild Wings
9. Popeyes
10. Cupcakes
Pencarian Orang:
1. Rebbeca Black
2. Ryan Dunn
3. Pippa Middleton
4. Casey Anthony
5. Adele
6. Steve Jobs
7. Amy Winehouse
8. Osama bin Laden
9. Charlie Sheen
10. Kate Middleton
Pencarian Berita:
1. Fukushima
2. iPhone 4S
3. Melania Rea
4. Salvatore Parolisi
5. Lamberto Sposini
6. Battlefield 3
7. Dsk
8. iPhone 5
9. Gaddafi
10. Libya
Sumber : Google Zeitgeist
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Quoted by Muhammad Idham Azhari from Kompas.com
Monday, November 7, 2011
MVC (Model–View–Controller)
Model-View-Controller (MVC) is a software architecture pattern which separates the representation of information from the user's interaction with it. The Model consists of application data, business rules, logic, and functions. A View can be any output representation of data, such as a chart or a diagram. Multiple views of the same data are possible, such as a bar chart for management and a tabular view for accountants. The controller mediates input, coverting it to commands for the Model or View.
In addition to dividing the application into three kinds of components, the Model-View-Controller (MVC) design defines the interactions between them.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from wikipedia.org
In addition to dividing the application into three kinds of components, the Model-View-Controller (MVC) design defines the interactions between them.
- A Controller can send commands to the Model to update the Model's state (e.g., editing a document). It can also send commands to its associated View to change the View's presentation of the Model (e.g., by scrolling through a document).
- A Model notifies its associated Views and Controllers when there has been a change in its state. This notification allows the Views to produce updated output, and the Controllers to change the available set of commands. A passive implementation of MVC omits these notifications, because the application does not require them ot the software platform does not support them.
- A View requests information from the Model that it needs for generating an output representation to the the user.
Quoted by Muhammad Idham Azhari from wikipedia.org
Monday, October 10, 2011
CRUD (Create, Read, Update, Delete)
In computer programming, create, read, update and delete (CRUD) (Sometimes called SCRUD with an "S" for Search) are the four basic functions of persistent storage. Sometimes CRUD is expanded with the words retrieve instead of read, modify instead of update, or destroy instead of delete. It is also sometimes used to describe user interface conventions that faciltate viewing, searching, and changing information; often using computer-based forms and reports...
The term was likely first popularized by James Martin in his 1983 book Managing the Data-base Environment. The acronym may be extended to CRUDL to cover listing of large data sets which bring additional complexity such as pagination when data sets are too large to hold easily in memory...
Another variation of CRUD is BREAD, an acronym for "Browse, Read, Edit, Add, Delete"...
Beberapa praktisi di dunia industri banyak menggunakan CRUD dibanding akronim yang lain, bahkan para akedemisi juga menggunakan akronim CRUD....
Quoted by Muhammad Idham Azhari from wikipedia.org
The term was likely first popularized by James Martin in his 1983 book Managing the Data-base Environment. The acronym may be extended to CRUDL to cover listing of large data sets which bring additional complexity such as pagination when data sets are too large to hold easily in memory...
Another variation of CRUD is BREAD, an acronym for "Browse, Read, Edit, Add, Delete"...
Beberapa praktisi di dunia industri banyak menggunakan CRUD dibanding akronim yang lain, bahkan para akedemisi juga menggunakan akronim CRUD....
Quoted by Muhammad Idham Azhari from wikipedia.org
Monday, September 12, 2011
Apache HTTP Server (Apache Web Server)
Dibawah ini penjelasan mengenai Apache HTTP Server atau bisa disebut sebagai Apache Web Server dari Si WIKI.
The Apache HTTP Server, commonly referred to as Apache, is a web server application notable for playing a key role in the initial growth of the World Wide Web (WWW)....
Originally based on NCSA HTTPd server, development of Apache began in early 1995 after work on the NCSA code stalled. Apache quickly overtook NCSA HTTPd as the dominant HTTP server, and has remained the most popular HTTP server in use since April 1996. In 2009, it became the first web server software to serve more than 100 million websites...
Apache is developed and maintained by an open community of developers under the auspices of the Apache Software Foundation. Most commonly used on a Unix-like system, the software is available for a wide variety of operating systems, including Unix, FreeBSD, Linux, Solaris, Novel Netware, Microsoft Windows, OS/2, TPF, and eComStation. Released under the Apache License, Apache is open-source software...
Saya menggunakan Apache Web Server pada waktu saya masih bekerja di PT Panasonic Shikoku Electronics Indonesia. Pada waktu itu sedang membuat portal menggunakan paket PHPNuke...
-Muhammad Idham Azhari-
The Apache HTTP Server, commonly referred to as Apache, is a web server application notable for playing a key role in the initial growth of the World Wide Web (WWW)....
Originally based on NCSA HTTPd server, development of Apache began in early 1995 after work on the NCSA code stalled. Apache quickly overtook NCSA HTTPd as the dominant HTTP server, and has remained the most popular HTTP server in use since April 1996. In 2009, it became the first web server software to serve more than 100 million websites...
Apache is developed and maintained by an open community of developers under the auspices of the Apache Software Foundation. Most commonly used on a Unix-like system, the software is available for a wide variety of operating systems, including Unix, FreeBSD, Linux, Solaris, Novel Netware, Microsoft Windows, OS/2, TPF, and eComStation. Released under the Apache License, Apache is open-source software...
Saya menggunakan Apache Web Server pada waktu saya masih bekerja di PT Panasonic Shikoku Electronics Indonesia. Pada waktu itu sedang membuat portal menggunakan paket PHPNuke...
-Muhammad Idham Azhari-
Friday, August 26, 2011
Jangan Bergantung pada Emas
Erlangga Djumena | Jumat, 26 Agustus 2011 | 09:06 WIB
KOMPAS.com - Kebutuhan emas pada masa datang bakal terus meningkat. Bukan hanya karena emas menjadi simbol kebudayaan peradaban manusia, tetapi juga simbol gengsi ekonomi.
Banyak analis emas mengatakan, harga emas akan terus meningkat selama permintaan jauh lebih besar dari pasokan. Saat ini, cadangan emas Indonesia tercatat 3.000 ton dan yang sudah dieksploitasi per 2009 baru 65 ton.
Di tengah ketidakpastian ekonomi AS dan Eropa, harga emas di pasar global naik ke 1.822 dollar AS per troy ounce pada Selasa (23/8/2011) dari 740 dollar AS pada Oktober 2007. Bank of America pernah meramal, harga emas dapat mencapai 2.000 dollar AS, sementara JP Morgan mengalkulasi akhir tahun ini menjadi 2.500 dollar AS.
Kenaikan harga emas di Indonesia berkisar antara 20-40 persen per tahun. Tahun 1990, misalnya, harga emas Rp 20.000/gram. Sembilan tahun kemudian, melejit ke Rp 360.000, tahun lalu jadi Rp 430.000, dan Rabu (24/8/2011) menyentuh Rp 540.000/gram.
Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah tak bisa memperkirakan berapa lama harga emas bakal terus di atas Rp 500.000/gram. ”Selama terjadi ketidakpastian ekonomi dan keuangan global, harga emas akan terus melambung,” kata Difi.
Namun, ekonom Danareksa, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, harga emas perlu disikapi waspada karena semua komoditas tidak imun gejolak yang akhirnya menurunkan permintaan.
Harga emas ditopang persepsi perekonomian AS dan Eropa akan terpuruk. Jika krisis di dua wilayah itu benar terjadi, permintaan emas dunia akan anjlok. Bila produksi emas tetap tinggi, harga jual emas akan turun. Besarnya penurunan harga bergantung dalamnya krisis. Jika krisis sangat parah, dapat diartikan turunnya daya beli masyarakat sehingga permintaan emas turun.
”Tidak mungkin harga emas sampai 2.500 dollar AS. Indeks utama ekonomi di Eropa turun empat bulan terakhir. Artinya, dalam 2-3 bulan bisa saja krisis mulai terjadi di Eropa. Harga emas juga bisa turun karena pemilik usaha akan melepas emasnya untuk membiayai dampak krisis,” tambah Purbaya kepada Kompas, akhir pekan lalu.
Komoditas biasa
Emas perlu dilihat sebagai komoditas biasa, analog dengan harga minyak dunia yang melonjak hingga 147 dollar AS/barrel tahun 2008. Segera setelah itu, harga turun hingga 40 dollar AS. Daya beli turun, sementara pasokan melambung.
Wakil Presiden Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk Herman Djazi sependapat, potensi penurunan harga emas tetap terbuka. Harga emas masih mungkin terkoreksi ke 1.750 dollar AS.
”Harga emas Jumat (19/8/2011), menembus rekor tertinggi sepanjang masa, di atas 1.840 dollar AS. Semua kondisi mendukung peningkatan permintaan emas sehingga perlu ada penjualan masif dan membuat harga terkoreksi,” ujar Herman.
Pejabat Eksekutif Tertinggi (CEO) Vibiz Consulting Alfred Pakasi menyatakan, harga emas akan terus meningkat selama permintaan jauh lebih besar dari pasokan. Permintaan emas, menurut dia, bukan hanya dari konsumen eceran, melainkan juga bank sentral yang akan mendiversifikasi cadangan devisa ke emas. ”Kalau yang belanja Bank Sentral China, pasti skalanya cukup besar,” kata Pakasi.
Menurut dia, sejauh ini, tidak ada data resmi pembelian emas oleh bank-bank sentral. ”Tetapi, wajar jika bank sentral mendiversifikasi cadangan devisanya ke emas saat dollar AS cenderung melemah di tengah longgarnya kebijakan Bank Sentral AS yang mungkin kembali menggelontor pasar dengan uang tunai melalui cetak uang,” kata Pakasi.
Jaminan emas
Emas dalam sejarah menjadi alat tukar dalam aktivitas ekonomi sejak dulu. Pada zaman pemerintahan Julius Caesar di Kekaisaran Romawi, nilai tukar mata uang diukur dengan kadar karat koin emas.
Perkembangan perdagangan yang semakin kompleks menuntut alat tukar lebih fleksibel tanpa mengurangi nilai tukar. Muncullah uang kertas menggantikan koin emas.
Untuk mencetak uang kertas tiap negara tak bisa sembarangan. Perjanjian Bretton Woods tahun 1944 oleh 44 negara mengatur pencetakan uang kertas harus dijamin emas setara nilai mata uang kertas yang dicetak. Itulah yang disebut cadangan devisa emas dan standar emas.
Uang kertas yang akan dicetak harus dijamin harga emas senilai 35 dollar AS/troy ounce. Artinya, satu dollar AS yang akan dicetak harus senilai 1/35 troy ounce emas. Namun, sistem moneter dunia itu tak langgeng. Pemerintah AS kesulitan keuangan akibat kekalahan Perang Vietnam 1971 sehingga tak dapat membayarkan emas sebanyak uang dollar yang dicetak. Maka. kesepakatan dicabut. Saat itulah cadangan devisa sebuah bank sentral tak lagi hanya ditopang dengan cadangan emas, tetapi juga valuta asing dan yang terbanyak berbentuk dollar AS.
Meskipun emas tengah berjaya, Bank Indonesia ogah menambah cadangan emas. ”Emas semakin mahal. Padahal, kami memiliki cadangan emas cukup besar. Jadi, kami tidak beli emas,” ujar Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution kepada pers Jumat (19/8/2011).
Catatan Kompas, Maret lalu, cadangan emas BI naik 1,51 persen menjadi setara 3,34 miliar dollar AS. Kini, cadangan devisa BI 123 miliar dollar AS, terdiri dari valuta asing dan emas.
Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, BI tidak menempuh cara yang dilakukan sejumlah bank sentral. ”Berbeda dengan China dan Rusia yang agresif membeli emas untuk cadangan devisa, BI tidak. Alasan China, meningkatkan neraca pembayaran dengan AS. Rusia tentu punya pertimbangan lain,” kata Difi.
Menurut Difi, sistem moneter ala Bretton Woods tidak akan digunakan lagi karena tak mungkin lagi emas menjadi jaminan menerbitkan uang kertas. (HAR/OIN/NMP)
Sumber : Kompas Cetak
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Sunday, August 7, 2011
Menghitung Nilai Zakat atas Saham
Laksono Hari W
Minggu, 7 Agustus 2011
21:07 WIB
Tanya: Bagaimana menghitung zakat kalau harta kita berupa saham atau tabungan bagi hasil di mana uang kita diputar oleh bank? (Firmansyah Mulyana, Jakarta)
Jawab: Zakat saham nisabnya dianalogikan dengan zakat perdagangan, yaitu 85 gram emas. Jika asumsi harga emas saat ini adalah Rp 450.000, nisab zakat saham adalah Rp 38.250.000.
Zakat saham ini dikeluarkan apabila telah berlangsung setahun. Penghitungan zakat sahamnya adalah nilai komulatif riil saham (book value + dividen) dikalikan 2,5 persen.
(Rumah Zakat)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Minggu, 7 Agustus 2011
21:07 WIB
Tanya: Bagaimana menghitung zakat kalau harta kita berupa saham atau tabungan bagi hasil di mana uang kita diputar oleh bank? (Firmansyah Mulyana, Jakarta)
Jawab: Zakat saham nisabnya dianalogikan dengan zakat perdagangan, yaitu 85 gram emas. Jika asumsi harga emas saat ini adalah Rp 450.000, nisab zakat saham adalah Rp 38.250.000.
Zakat saham ini dikeluarkan apabila telah berlangsung setahun. Penghitungan zakat sahamnya adalah nilai komulatif riil saham (book value + dividen) dikalikan 2,5 persen.
(Rumah Zakat)
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Monday, July 4, 2011
Microsoft SQL Server
Berikut penjelasan dari Si WIKI perihal Microsoft SQL Server.
Microsoft SQL Server is a RDBMS (Relational Database Management System) developed by Microsoft. As a database, it is a software product whose primary function is to store and retrieve data as requested by other software applications, be it those on the same computer or those running the on another computer across a network (including the internet)...
There are at least a dozen different editions of Microsoft SQL Server aimed at different audiences and for different workloads (ranging from small applications that store and retrieve data on the same computer, to millions of users and computers that access huge amounts of data from the internet at the same time). Its primary query languages are T-SQL and ANSI SQL...
Saat ini saya pakai MS-SQL Server 2005 express edition...cukup handal juga untuk skala menengah..kalo mau lebih handal (skala enterprise)...bisa gunakan DB2 atau Oracle...
-Muhammad Idham Azhari-
Microsoft SQL Server is a RDBMS (Relational Database Management System) developed by Microsoft. As a database, it is a software product whose primary function is to store and retrieve data as requested by other software applications, be it those on the same computer or those running the on another computer across a network (including the internet)...
There are at least a dozen different editions of Microsoft SQL Server aimed at different audiences and for different workloads (ranging from small applications that store and retrieve data on the same computer, to millions of users and computers that access huge amounts of data from the internet at the same time). Its primary query languages are T-SQL and ANSI SQL...
Saat ini saya pakai MS-SQL Server 2005 express edition...cukup handal juga untuk skala menengah..kalo mau lebih handal (skala enterprise)...bisa gunakan DB2 atau Oracle...
-Muhammad Idham Azhari-
Sunday, June 26, 2011
INVESTASI: Kenapa Harga Saham Naik?
OLEH ADLER HAYMANS MANURUNG
Kenapa harga saham bisa naik, padahal sebelumnya turun? Apakah investor tahu kenapa terjadi kenaikan?
Harga saham menurut teori ditentukan dengan dua pendekatan: pendekatan determinan harga dan pendekatan stokastik. Pendekatan determinan merupakan sebuah kelompok yang selalu dibahas akademisi maupun praktisi, tentang pengubah apa saja yang memengaruhi harga saham. Pengubah tersebut sangat banyak dan banyak pihak suka mengaitkannya. Bahkan, rumor yang tidak jelas sumbernya bisa menjadi faktor kenaikan atau penurunan harga.
Investor ingin membeli saham karena ingin meningkatkan dana. Misalkan dana investasi Rp 500 juta ingin ia tingkatkan menjadi Rp 1 miliar. Peningkatan ini memerlukan waktu investasi yang cukup panjang, terutama investasi pada saham yang merupakan investasi jangka panjang.
Untuk kenaikan nilai investasi, harga saham harus meningkat, dan peningkatan itu terjadi di masa mendatang, bukan di masa lalu. Artinya, pembelian saham bagi investor merupakan pembelian prospek perusahaan di masa mendatang. Bila harga saham tersebut dianggap tidak akan meningkat, tidak akan dibeli karena peningkatan harga merupakan keuntungan bagi investor yang lebih dikenal dengan capital gain. Oleh karena itu, investor pasti menghindari saham yang tidak memiliki kenaikan harga saham pada masa mendatang.
Salah satu pengubah yang diperhatikan investor untuk membeli saham adalah laba perusahaan pada masa mendatang. Yang diinginkan adalah laba bersih yang meningkat dalam jangka panjang sehingga terjadi kenaikan harga terus-menerus. Tetapi, investor yang mempunyai periode waktu lebih pendek, kenaikan laba satu tahun sudah punya indikasi untuk membelinya. Akibatnya, laba bersih tahun mendatang sudah cukup untuk mengambil keputusan membeli saham.
Agak susah memang meramal pada masa mendatang periode lebih panjang. Peramlan lebih panjang akan menimbulkan risiko dikarenakan ketidakpastian yang terjadi pada masa mendatang.
Bagi mereka yang biasa bermain saham hanya menggunakan satu tahun dan proyeksi satu tahun sudah sangat baik. Pengubah lain yang perlu diperhatikan investor, yaitu tindakan korporasi. Informasi ini sangat dibutuhkan untuk mengaitkannya pada pendapatan atau laba bersih perusahaan. Tindakan korporasi ini biasanya harus diinformasikan kepada publik paling lambat 2 x 24 jam. Tapi, sering informasi tersebut sudah tercecer ke publik sebelum resmi diinformasikan.
Akibatnya, sering investor mencari informasi ini untuk bisa bertransaksi walaupun hal ini mendekati pelanggaran hukum. Pelanggaran hukum di pasar modal sudah dikategorikan pidana.
Rekam Jejak
Pengubah lain yang perlu diperhatikan oleh perusahaan, yaitu manajemen perusahaan atau rekam jejak manajemen. Pengubah ini penting untuk memberikan keyakinan kepada investor bahwa perusahaan dikelola dengan baik dan akan terjadi keberlangsungan perusahaan.
Setelah memahami informasi yang diuraikan sebelumnya, kenaikan harga saham di bursa dipengaruhi dua kelompok besar, yaitu informasi dari internal perusahaan dan informasi dari eksternal perusahaan. Informasi internal perusahaan adalah informasi yang diuraikan sebelumnya. Informasi ini harus didapatkan oleh investor guna menilai perusahaan karena investor tidak mungkin memutuskan untuk membeli atau menjual berdasarkan perasaan investor.
Regulator juga membuat peraturan agar informasi dari dalam perusahaan disampaikan kepada publik sebagai bahan bagi investor. Bila perusahaan tidak menginformasikan, perusahaan dianggap melanggar hukum dan investor kemungkinan akan menghindari perusahaan. Akibatnya, jumlah transaksi saham semakin kecil dan kemungkinan turunnya harga makin besar dan kerugian investor akan terjadi.
Informasi eksternal juga penting bagi perusahaan. Adapun informasi eksternal perusahaan cukup banyak, baik transaksi saham di bursa maupun informasi yang diterbitkan oleh pihak lain dan mempunyai hubungan terhadap perusahaan. Informasi tentang kebijakan pemerintah juga diperlukan perusahaan karena kebijakan tersebut mempengaruhi keberlangsungan perusahaan.
Salah satu kebijakan yang sering ditunggu investor tentang kebijakan pemerintah, yaitu kebijakan tingkat bunga. Kebijakan tingkat bunga ini akan memengaruhi perekonomian, termasuk di dalamnya perusahaan. Bila tingkat bunga mengalami kenaikan, ada kemungkinan investasi akan berkurang dan berpengaruh terhadap harga bahan pokok atau harga barang-barang di pasar baik barang konsumsi maupun barang lainnya. Bila tingkat bunga diturunkan, kemungkinan akan terjadi permintaan yang meningkat atau investasi di sektor riil akan mengalami kenaikan.
Boleh dikatakan, sentral dari kebijakan yang ada terletak pada tingkat bunga. Kebijakan Pemerintah dalam fiskal, seperti pengetatan pemerintah atas pengeluaran atau juga meningkatkan rasio pajak, akan memberikan persoalan terhadap keberlangsungan perusahaan. Akibatnya, harga saham perusahaan bisa mengalami penurunan dan tidak memberikan keuntungan kepada investor.
Jumlah transaksi saham tersebut juga menjadi informasi dan alat investor memutuskan untuk membeli atau menjual saham tersebut. Saham yang likuid menjadi salah satu peubah mengapa investor membeli saham itu karena kemudahan untuk melepas saham tersebut. Volume transaksi saham yang kecil membuat agak sedikit menghindar dari saham tersebut.
Buruk dan baiknya informasi membuat harga saham akan naik atau turun. Informasi yang beredar menjadi acuan investor. Informasi tersebut beredar lebih dulu baru perusahaan mengumumkannya. Seharusnya, tidak demikian. informasi harus sudah diumumkan, baru terjadi transaksi saham atau kenaikan atau penurunan harga saham. Oleh karena itu, investor harus pintar menyaring informasi agar mereka tidak merugi
Quoted by Muhammad Idham Azhari from KOMPAS
Labels:
capital gain,
fundamental analysis,
investasi,
saham,
tingkat bunga
Sunday, May 1, 2011
INVESTASI: Bermain Saham dengan PER
Oleh Adler Haymans Manurung/Praktisi Keuangan
Dalam dua minggu terakhir IHSG terus mengalami kenaikan dan sudah melewati level tertinggi. Sekarang IHSG sedang mencari level tertinggi terbaru. Bila IHSG naik, berarti harga-harga saham akan naik pula.
Kenaikan IHSG juga memberikan arti bahwa ukuran pasar dan harga, yaitu PER (price earning ratio), mengalami kenaikan. Pada level sekarang PER pasar sudah mencapai 20 kali karena IHSG telah melebihi 3.700. Tulisan ini akan membahas bagaimana investor bermain saham dengan menggunakan PER.
PER adalah rasio hasil bagi antara harga saham di bursa dan laba bersih perusahaan per saham (EPS > LBS). Harga adalah harga sekarang, sementara laba bersih per saham menggunakan proyeksi laba bersih per saham. LBS ini biasanya dihitung memakai LBS masa lalu karena informasi LBS yang tersedia pada laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan adalah LBS aktual, bukan proyeksi.
LBS proyeksi hanya dimiliki oleh perusahaan yang terdaftar di bursa pada manajer keuangan atau investor relation perusahaan tersebut. Investor juga bisa mendapatkan informasi ini dari analis perusahaan sekuritas karena analis selalu ingin mendapatkan data tersebut untuk kepentingan estimasi atau peramalan harga saham tersebut. Bila investor belum mempunyai informasi ini, bisa menghubungi investor relation perusahaan yang terdaftar di bursa melalui telepon karena data ini bukan data rahasia.
Dua faktor
Kenaikan PER dipengaruhi dua faktor, yaitu, pertama, harga sebagai denominator dari rasio persamaan PER. Harga saham naik terus-menerus, sementara laba bersih tidak berubah tetapi dipublikasikan perusahaan memberikan efek positif terhadap harga saham. Misalkan, perusahaan akan melakukan aksi korporasi seperti mengakuisisi bisnis atau rencana peningkatan produksi atau permintaan produksi perusahaan yang meningkat akibat adanya kompetitor yang mengalami persoalan produksi di masa mendatang.
Kedua, numerator dari PER laba bersih. Terjadi penurunan laba bersih, sementara harga saham tidak mengalami perubahan. Penurunan laba bersih dikarenakan adanya persoalan produksi yang dihadapi perusahaan. Mesin penghasil produk mengalami kerusakan dalam beberapa waktu atau mesin semakin tua sehingga jumlah produk berkurang. Pada sisi lain, tenaga yang diandalkan sudah tidak pada perusahaan atau dibajak oleh kompetitor.
Biasanya, kedua faktor tersebut saling berkaitan karena harga dan ekspektasi laba bersih mempunyai hubungan yang positif. Artinya, harga pasar saham akan mengalami kenaikan bila ekspektasi laba bersih mengalami kenaikan. Oleh karena itu, investor harus mengambil kesempatan pada saat harga sudah naik dan informasi selanjutnya belum muncul. Demikian pula, pada saat harga belum bergerak dan ekspektasi laba bersih sudah meningkat, investor juga harus mengambil keputusan. Artinya, investor harus memahami situasi pasar yang ada.
Alat yang dipergunakan investor ketika memutuskan membeli atau menjual saham yang sedang dikelola investor: ukuran paling penting yaitu 1/PER dan hasilnya menjadi laba bersih dibagi harga saham, yang memberikan arti yield yang diperoleh investor. Jika harga merupakan nilai investasi dan laba bersih yang dihasilkan perusahaan dan dibagikan kepada investor, hasilnya sebagai yield yang diperoleh investor. Yield yang dihasilkan pada saham ini harus lebih tinggi dari tingkat bunga deposito karena investor melakukan investasi pada instrumen berisiko.
Bila investor melakukan investasi pada deposito dianggap tidak mempunyai risiko karena adanya penjaminan walaupun sebenarnya tidak persis sebesar dana yang diinvestasikan oleh investor. LPS mempunyai norma atau besaran untuk menjamin deposito. Bila yield yang dihasilkan saham sekitar 7 persen, investor tidak menginginkan hasil investasi sebesar yield tersebut. Investor harus meminta lebih besar dari 7 persen yang besarnya tergantung persepsi investor terhadap saham yang bersangkutan. Persepsi investor masih tergantung pada informasi yang diperoleh investor. Bila informasi tentang saham tersebut sangat sedikit, persepsi investor terhadap saham tersebut sedikit kurang sehingga menuntut tambahan di luar 7 persen semakin tinggi. Beberapa penelitian yang telah dilakukan berbagai akademisi bahwa tambahan tingkat pengembalian yang diinginkan investor setelah 7 persen paling minimum sebesar 3 persen dan maksimum 8 persen.
Jika investor menginginkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi, investor sudah pasti tidak memiliki informasi yang lengkap atau sama sekali tidak memiliki informasi. Jika investor hanya menginginkan kompensasi tingkat pengembaliannya hanya 3 persen, investor hanya memiliki informasi yang paling lengkap dibandingkan oleh investor lain.
Ekspektasi
Bagi investor yang sudah biasa bermain saham di bursa biasanya investor tersebut sudah mempunyai program pada komputernya atau telepon genggam yang dimilikinya. Investor hanya memerhatikan harga dan laba bersih. Bila yield saham sudah di atas 11 persen pada saat ini, investor melakukan penjualan. Sebaliknya, bila investor sudah melihat yield 7 persen, investor melakukan pembelian. Persoalan utama yang dihadapi investor ketika menggunakan PER terletak pada data ekspektasi laba bersih. Harga saham dapat diperoleh di bursa setiap saat, sementara ekspektasi laba bersih hanya bisa diperoleh dengan publikasi laba bersih setiap tiga bulan yang dikenal data laba bersih triwulanan. Data laba bersih ini diumumkan sesuka perusahaan yang terdaftar pada bursa. Regulasi yang ada hanya memublikasikan laba bersih pada laporan enam bulan dan laporan tahunan sehingga investor harus memanfaatkan informasi yang beragam untuk mendapatkan ekspektasi laba bersih ini.
Bermain saham dengan PER mempunyai risiko karena investor juga harus berhadapan dengan waktu dan informasi yang dipublikasikan. Oleh karena itu, waktu investor harus tersedia untuk mendapatkan informasi. Kehati-hatian sangat dibutuhkan agar investor tidak terjebak kerugian dalam bermain saham dengan alat ini.
Quoted by Idham Azhari from KOMPAS
Sunday, April 24, 2011
Kartu kredit dan "Debt Collector"
Elvyn G Masassya/Praktisi Keuangan
Kisah terkait kartu kredit memang bukan hal baru. Bukan saja soal pemasarannya yang luar biasa agresif, bahkan sudah merambah ke area pribadi, seperti memasok SMS ke telepon seluler dan melakukan pencegatan di mal-mal, sehingga membuat banyak kalangan terganggu. Akan tetapi, soal penagihan pembayaran kredit yang terlambat juga lebih mengenaskan.
Pihak bank mengirim orang- orang tertentu, dengan sebutan debt collector, ke kantor di mana pemegang kartu kredit tengah bekerja sehingga membuat semua orang kantor tahu bahwa si Badu, misalnya, tengah dikejar-kejar utang kartu kredit.
Kenapa semua itu terjadi? Sederhana sekali. Karena ada kontribusi dari semua pihak, baik itu pihak penerbit kartu maupun pihak pemegang kartu kredit. Bagaimana maksudnya?
Seberapa pun gencarnya pihak bank memasarkan kartu kredit, kalau calon konsumen ”kuat iman” dan berpikir rasional tentu tidak akan terjadi debt overhang alias besar pasak daripada tiang di kalangan pemegang kartu kredit. Sementara itu, kalau pihak bank lebih memiliki etika, tentu tidak akan memasarkan produknya melalui SMS atau menelepon tiga kali sehari terhadap orang yang sama.
Hal ini bisa terjadi karena dalam memasarkan produknya pihak bank kerap menggunakan perusahaan lain, atau disebut dengan outsourcing. Tenaga-tenaga pemasar di perusahaan lain itu diberi target dan mereka tidak peduli bahwa telepon mereka sudah mengganggu calon konsumen. Mereka beranggapan, dari 10 orang yang ditelepon, paling tidak ada satu atau dua orang yang tertarik dengan tawaran mereka.
Lantas, bagaimana baiknya menyikapi itu semua? Anda sebagai calon konsumen kartu kredit tentunya mesti memahami bahwa kartu kredit hakikatnya adalah alat bantu pembayaran, bukan alat untuk berutang. Ini prinsip yang paling mendasar.
Artinya, memiliki kartu kredit bukan untuk menutupi kekurangan biaya kehidupan. Jika latar ini yang Anda terapkan ketika menginginkan kartu kredit, sama artinya dengan menggali lubang kubur utang. Anda dipastikan akan terjebak di dalam lubang tersebut dan sulit keluar. Konkretnya, tidak perlu memiliki banyak kartu kredit. Semakin banyak kartu kredit di dompet Anda, sama sekali tidak menaikkan gengsi Anda.
Yang terjadi adalah anggapan bahwa Anda orang yang gemar berutang. Kalau kondisi finansial Anda bagus, kemampuan itu tidak diperlihatkan dengan banyaknya kartu kredit, melainkan oleh jenis kartu kredit yang Anda pegang. Jadi, satu kartu jenis platinum sudah cukup dibandingkan 10 kartu jenis silver.
Oleh karena itu, agar Anda tidak masuk perangkap jebakan kartu kredit dan apalagi dikejar-kejar debt collector, tidak ada salahnya Anda renungkan beberapa hal berikut.
Kredibel
Pertama, jadikan kartu kredit sebagai alat untuk memudahkan transaksi pembayaran. Ini artinya, tidak perlu memiliki banyak kartu kredit. Kedua, pilihlah penerbit kartu kredit yang kredibel dan tingkat bunga yang paling bersaing. Saat ini ada puluhan bank yang menawarkan kartu kredit dengan berbagai gimmick marketing-nya. Jangan langsung terpukau. Di balik gimmick marketing itu pasti ada hitung-hitungannya, baik itu dalam tingkat bunga, biaya administrasi, biaya keterlambatan, denda, maupun iuran tahunan.
Kebanyakan penerbit kartu kredit menggunakan tingkat bunga harian. Jika tidak jeli, Anda bisa terkecoh. Kenapa? Karena kalau dihitung secara tahunan, bunga yang dikenai kepada Anda akan sangat besar. Belum lagi jika Anda membayar secara angsuran, jangan kira yang dihitung adalah sisa tunggakan, tetapi bunga akan tetap dihitung dari pokok tagihan.
Katakanlah Anda berutang sejumlah Rp 5 juta. Lalu saat tagihan datang, Anda hanya membayar Rp 1 juta, maka tagihan pada bulan berikutnya bunga yang dihitung bukan dari sisa kredit Anda sebesar Rp 4 juta, melainkan dari Rp 5 juta. Dan terhadap Rp 5 Juta itu bunga yang dikenai terhadap Anda bukan bunga untuk satu bulan, melainkan untuk dua bulan sebab perhitungannya harian. Begitu seterusnya sehingga jangan heran kalau tagihan itu Anda lunasi dalam kurun waktu 5 bulan mendatang, jumlah pembayaran yang mesti Anda lakukan akan sangat besar. Utang Anda akan bergulung seperti ombak tanpa pernah Anda sadari.
Ketiga, jika Anda sudah mengalami kesulitan dalam membayar utang kartu kredit Anda, jangan pernah menghilang atau melarikan diri. Anda akan dikejar-kejar seperti buronan dan ongkos sosial yang Anda tanggung akan sangat besar. Sebaiknya Anda berinisiatif mendatangi pihak bank dan meminta utang Anda direstrukturisasi, misalnya menjadi cicilan tetap untuk sekian tahun. Cara ini akan lebih elegan dan bahkan lebih ”ekonomis” ketimbang Anda sekadar membayar bunga. Sebab, pokok utang Anda tidak akan pernah berkurang.
Di sisi lain, selama masa restrukturisasi, jangan pernah mempergunakan kartu kredit. Redam nafsu konsumtif Anda. Utang yang menggelembung itu, suka tidak suka, merupakan buah dari perilaku Anda sendiri yang Anda mesti tanggung akibatnya. Seperti kata pepatah, ”berani berbuat harus berani bertanggung jawab”.
Keempat, kalau karena suatu keadaan Anda terpaksa berurusan dengan debt collector, tidak perlu membantah apalagi ”menyuap” mereka dengan uang tips agar Anda tidak lagi didatangi. Itu hanya menunda masalah. Katakan kepada debt collector bahwa Anda akan menyelesaikan kewajiban Anda dengan cara sebagaimana butir 3 di atas. Kalau kemudian Anda diancam apalagi diperlakukan tidak sewajarnya, Anda laporkan saja kepada pihak berwajib sebagai perbuatan tidak menyenangkan dan ancaman. Sampaikan juga protes keras kepada pihak penerbit kartu. Dan kalau tidak ada solusi, selesaikan saja secara hukum.
Ini untuk menghindari soal kartu kredit yang berbasis urusan perdata melebar menjadi urusan pidana dan juga soal sosial. Yang penting, Anda memang memiliki niat baik untuk bertanggung jawab, bukan menghindar apalagi bermaksud mengemplang. Kalau memang tujuan Anda seperti ini, risiko yang Anda terima akan menakutkan.
Quoted by Idham Azhari from KOMPAS
Labels:
Debt Collector,
Kartu Kredit,
personal finance
Subscribe to:
Posts (Atom)



