Friday, January 30, 2009

Saham-saham AS Anjlok Karena Data Ekonomi Lemah

By Republika Newsroom
Jumat, 30 Januari 2009 pukul 05:32:00

NEW YORK--Saham-saham AS anjlok Kamis setelah data mengenai lapangan kerja serta penjualan rumah baru dan barang-barang manufaktur lebih kecil dari perkiraan, dan di tengah keprihatinan terhadap pendapatan perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 226,44 poin atau 2,70 persen menjadi 8.149,01 pada penutupan perdagangan, mengakhiri kenaikan selama tiga hari perdagangan berturut-turut.

Indeks saham-saham teknologi Nasdaq turun 50,50 poin (3,24 persen) menjadi 1.507,84 sedangkan indeks Standard & Poor's 500 turun 28,95 poin (3,31 persen) mejadi 845,14.

Colleen King dari Schaeffer's Investment Research mengatakan bahwa penurunan terjadi karena buruknya data ekonomi disertai dengan buruknya laporan pendapatan perusahaan. ant/fif

Komentar: "Data ekonomi yang buruk disertai laporan pendapatan perusahaan yang buruk cukup berpengaruh dalam penurunan indeks saham di AS walaupun sempat naik ketika Presiden Obama mengusulkan paket stimulus perbankan ke DPR AS dan disetujui. Sentimen pasar dan rumor pasar cukup memberikan indeks saham turun atau naik selain faktor fundamental perusahaan dan faktor teknikal (technical rebound / falling knife)."

No comments: