Monday, October 13, 2008

[Bagian 43 dari 100] New Wave Marketing: Darth Vader vs. Master Yoda: The Greatest Battle

Senin, 13 Oktober 2008 | 06:09 WIB

MASIH ingatkah Anda akan tulisan saya terdahulu tentang film “Star Wars”? Film “Star Wars” memang bisa jadi ilustrasi bahwa di era New Wave Marketing yang seperti galaksi tanpa batas ini, kemenangan pada akhirnya bukan selalu berada di pihak yang penampilan luarnya tampak unggul. Seseorang bisa saja punya physical quotient (PQ) yang tinggi. Ia rajin menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya dengan berolahraga dan melakukan diet. Namun, bukan berarti orang dengan PQ tinggi itu selalu bisa jadi pemenang.

Lihat saja di film “Star Wars” itu. Tokoh antagonisnya, Darth Vader, secara fisik tampak jauh lebih unggul. Badannya tinggi besar. Ia kelihatan sangat kuat dengan memakai baju dan topeng baja hitamnya. Sedangkan tokoh baiknya, Master Yoda, secara fisik sangat kecil dan bertampang jelek. Penampilannya sangat tidak meyakinkan, tidak nampak seperti seorang jagoan.

Namun, bisa kita lihat bahwa Master Yoda punya keunggulan lain dibanding Darth Vader di luar aspek PQ tadi. Keunggulan ini terletak pada aspek intelijensi emosional (EQ) dan intelijensi spiritual (SQ) si Master Yoda. Kalau soal IQ, kedua tokoh ini bisa dibilang relatif seimbang. Mereka sama-sama pintar dan brilian. Sementara dalam soal EQ, Master Yoda lebih unggul.

bersambung...

Hermawan Kartajaya

Kompas

No comments: