Sunday, October 4, 2009

Investasi: Merencanakan Dana Lebaran dan Liburan 2010

Minggu, 4 Oktober 2009 | 02:48 WIB



Adler Haymans Manurung praktisi keuangan

Liburan bisa dilakukan bersamaan dengan perayaan Lebaran. Aktivitas Lebaran dan liburan pada tahun depan penting direncanakan agar pengeluaran lebih jelas.

Aktivitas Lebaran dan atau liburan perlu dirancang serinci mungkin agar biaya bisa dihitung atau diperkirakan.

Ada sejumlah aktivitas Lebaran, antara lain mengunjungi keluarga, menyiapkan hidangan Lebaran, serta pembetulan rumah.

Pakaian yang dikenakan saat Lebaran untuk anak-anak dan anggota keluarga
bisa dirancang seragam atau berbeda.

Rumah perlu dicat ulang dan perabot perlu diperbaiki agar tampak lebih apik. Kendaraan untuk bepergian saat bersilaturahim juga harus disiapkan dengan baik. Rincian aktivitas ini membuat anggaran lebih terarah.
Selanjutnya, perlu dibuat rancangan aktivitas liburan, antara lain
menentukan daerah yang akan dikunjungi serta aktivitas di tempat liburan. Tempat liburan bisa dipilih ke beberapa lokasi atau hanya satu tempat. Semakin banyak lokasi liburan, akan semakin banyak pula biaya yang dikeluarkan.

Rancangan biaya

Aktivitas Lebaran dan liburan bisa menggunakan biaya tahun sebelumnya. Bisa juga digunakan biaya tahun sekarang dengan memperhitungkan adanya kenaikan harga. Kenaikan harga dihitung berdasarkan besaran inflasi dan sedikit menaikkan angka inflasi karena biasanya angka inflasi yang dikeluarkan tersebut agak sedikit lebih rendah. Artinya, anggaran pengeluaran untuk Lebaran dan atau liburan pada tahun mendatang telah dapat ditentukan.

Anggaran yang dipersiapkan tersebut perlu ditambah dengan anggaran ”tak terduga”, yaitu anggaran untuk kemungkinan-kemungkinan yang tidak diketahui. Besar anggaran tersebut sekitar 10 persen dari nilai anggaran yang ditentukan sebelumnya. Artinya, dana yang dipersiapkan untuk Lebaran dan atau liburan akan sedikit lebih besar, tetapi bisa menutupi bila inflasi lebih tinggi dari yang ditentukan sebelumnya.

Sebaiknya biaya yang sudah dihitung ini jangan melebihi tiga kali dari gaji sebulan yang diterima keluarga. Semakin besar pengeluaran, semakin kecil dana yang dipersiapkan untuk hari tua atau pensiun.

Perlu direncanakan cara untuk mengumpulkan dana guna menutupi biaya yang telah dihitung tersebut.
Dana bisa diambil dari gaji yang ada dengan cara mencicil setiap bulan atau dari sumber lain. Sumber dana atas biaya tersebut harus dicari dan dapat dipastikan. Sumber dana yang pasti ialah dari gaji dan tunjangan hari raya (THR) pada tahun mendatang.

Apabila biaya yang dikeluarkan melebihi THR, dari gaji yang diterima setiap bulan dipotong dan ditabung setiap bulan. Jika juga tidak mencukupi, keluarga harus mencari dana dengan cara membuat usaha atau proyek untuk mendapatkan dana. Bila biaya untuk Lebaran dan atau liburan hanya tiga kali gaji, keluarga memikirkan dua kali gaji lagi saja.

Jika dana tambahan dilakukan dengan menabung dari gaji, tabungan harus dilakukan dengan konsisten. Keluarga harus setiap bulan menabung pada tabungan tersendiri dan sisanya baru dipergunakan untuk kepentingan keluarga yang sudah direncanakan sebelumnya.

Keluarga tidak perlu melakukan perhitungan dengan dua kali gaji dibagi sebelas bulan sehingga besaran tersebut merupakan besaran yang harus ditabung. Karena dana ditabung, keluarga mendapatkan bunga atas tabungan tersebut sehingga tabungan sedikit lebih kecil karena tingkat bunga saat ini juga kecil. Pemerintah kelihatannya belum bisa menaikkan tingkat bunga melihat situasi dan kondisi yang ada.

Apabila tambahan gaji juga tidak mencukupi, keluarga harus merancang usaha atau proyek untuk mendapatkan dana. Proyek harus bisa pasti menghasilkan dana. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan membuat bisnis perdagangan atau menjual makanan pada suatu periode, misalkan tiga bulan sebelum Lebaran dan atau liburan.

Sebaiknya, keluarga harus memperhitungkan secara saksama usaha yang akan dijalankan tersebut. Jangan sampai usaha merugikan keluarga yang sedang ingin mendapatkan dana dari keuntungan. Bisa juga keluarga membuat usaha yang menghasilkan komisi atau broker, tetapi tidak mempunyai biaya atau biaya yang sangat kecil sekali. Bila hasil ini tidak juga ada kepastian, keluarga sudah bisa menentukan besaran yang akan terkumpul.

Jika besaran dana yang akan terkumpul sampai dengan hari Lebaran atau liburan lebih kecil dari biaya yang telah dirancang, perlu dilakukan rancang ulang aktivitas Lebaran dan atau liburan. Sebaiknya, aktivitas dikurangi sehingga biaya akan sesuai dengan dana yang terkumpul.

KOMPAS

- Muhammad Idham Azhari

No comments: