Sunday, August 2, 2009

Karena Vanessa Mae...

Minggu, 2 Agustus 2009 | 03:01 WIB

Ada banyak jalan yang membuat orang tercemplung ke bisnis digital. Mayzan (35) masuk ke bisnis ini karena kesengsem pemain biola seksi, Vanessa Mae, sedangkan Ramya Prajna Sahisnu (31) gara-gara terpesona kecanggihan komputer.

Minat Mayzan sebenarnya musik dan gitar. Sejak SMA dia sudah jadi gitaris band sekolah, rajin mencari informasi gitaris favoritnya melalui majalah.

Tahun 1997, Mayzan kesengsem pada Vanessa Mae. Dia pun mencari info tentang pemain biola itu di majalah. Hasilnya? Hanya secuil.

Temannya menyarankan Mayzan mencari info Vanessa melalui internet yang waktu itu masih barang langka. Mayzan mengikuti saran itu. Hasilnya? Dia tidak hanya mendapatkan info Vanessa, tetapi keasyikan baru. Mayzan langsung kesengsem internet. Sejak itu, dia belajar secara otodidak bagaimana memanfaatkan internet, termasuk merancang situs. ”Proyek” pertamanya membuat situs penggemar Vanessa.

Kemudian, dia tergoda memiliki domain sendiri bernama www.vanessamae.com. Selanjutnya, dia memiliki domain musisi lain, seperti www.ygnwiemalmsteen.com dan www.martyfriedman.com. Domain itu belakangan tidak dia kembangkan lebih lanjut karena Mayzan bosan dengan musik.

Mayzan mengalihkan perhatiannya pada bisnis. Awalnya, dia membuka warnet, tetapi tidak menguntungkan. Tahun 1998, dia membuka bisnis web hosting atau jasa penyediaan ruang untuk situs. Dalam waktu tiga bulan, dia mendapat 300 pelanggan. Sekarang, pelanggannya sudah 10.000 dengan harga paket Rp 25.000 per bulan hingga Rp 3 juta, bergantung pada kapasitas server.

Ketika sedang enak-enak berbisnis, tiba-tiba gitaris Marty Friedman mengontak. Dia ingin membeli domain www.martyfriedman.com. Mayzan malah menawarkan diri mengelola domain itu sebagai situs resmi Marty secara gratis.

Friedman setuju. Setelah situs resmi itu terwujud, dia menghadiahi Mayzan satu gitar Jackson yang dia pakai ketika masih bermain untuk Megadeth.

Mimpi Mayzan mengelola situs resmi gitaris idolanya tercapai. Meski begitu, dia tidak ingin terjun sebagai perancang situs. ”Ini untuk hobi saja. Fokus bisnis saya tetap web hosting.”

Terpesona

Pengalaman Ramya tak jauh berbeda. Ketika SMA, dia terpesona kecanggihan internet, lalu mempelajarinya secara otodidak, termasuk merancang situs.

Ramya memulai debutnya sebagai perancang situs ketika menangani promosi Pasar Seni ITB tahun 2000. ”Responsnya lumayan bagus,” kata Ramya yang ketika itu mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 1997.

Setelah itu, Ramya berani menerima proyek pengerjaan desain rubrik zodiak di sebuah situs berita. Setelah itu, dia bekerja di beberapa perusahaan sebagai perancang situs.

Tahun 2005 Ramya melihat peluang bisnis pengembangan situs terbuka lebar. Bersama teman-temannya dia terjun ke bisnis ini. Baru pada 2007 mereka resmi mendirikan Think.Web, perusahaan penyedia jasa pengembangan konsep pemasaran, pembuatan desain, dan pemeliharaan situs. Harga yang dipatok untuk layanan ini paling murah Rp 75 juta per tahun.

Bisnisnya langsung berkembang. Perusahaan besar menggunakan jasa Think.Web. Omzet Think.Web pun melambung hingga miliaran rupiah. (Budi Suwarna/ Dahono Fitrianto)

KOMPAS

1 comment:

Lady Mia said...

KABAR BAIK!!!

Nama saya Mia.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 JUTA) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com

Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com dan miss Sety yang saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia dia juga mendapat pinjaman dari Ibu Cynthia baru Anda juga dapat menghubungi dia melalui email nya: arissetymin@gmail.com Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.