Tuesday, March 3, 2009

Pertama Kali Sejak 1997, Dow Jones Turun di Bawah 7.000

Selasa, 3 Maret 2009 | 05:16 WIB

NEW YORK, SELASA — Kekhawatiran investor terhadap prospek perusahaan keuangan AS dan resesi telah menenggelamkan indeks industrial Dow Jones ke bawah 7.000 atau pertama kalinya dalam kurun waktu lebih dari 11 tahun. Krisis kredit dan resesi telah memangkas nilai Dow Jones lebih dari separuhnya sejak indeks ini mencapai angka tertinggi di atas 14.000 pada Oktober 2007.

Menurut kalkulasi awal, indeks Dow Jones merosot 299,64 atau 4,24 persen dan berada pada 6.763,29. Dow Jones terakhir kali ditutup di bawah 7.000 pada 1 Mei 1997.

Sejumlah indikator saham lainnya juga merosot. Indeks The Standard & Poor's 500 merosot 34,27 atau 4,7 persen menjadi 700,82. Sementara itu, indeks gabungan Nasdaq turun 54,99 atau 4 persen menjadi 1.322,85.

"Di tengah memburuknya kondisi ekonomi, nilai-nilai saham masih terus memburuk dan bahkan lebih memburuk," kata Bill Strazzullo, Kepala Ahli Strategi Pasar Bell Curve Trading. Strazzullo yakin terdapat kans signifikan indeks The Standard & Poor's 500 dan Dow Jones akan jatuh seperti pada tahun 1995 masing-masing mencapai 500 dan 5.000.

Tahap pemulihan ekonomi AS memerlukan isyarat kesehatan di antara sejumlah perusahaan keuangan. Namun, selama tahun ini sejumlah perusahaan perbankan dan asuransi mengalami kerugian berlipat ganda meskipun mendapatkan suntikan dana ratusan miliar dollar AS dari Pemerintah AS.

Sejumlah nilai saham di bursa Wall Street berjatuhan setelah American International Group Inc melaporkan kerugian kuartalnya senilai 61,7 miliar dollar AS. Hal itu berlangsung saat Pemerintah AS sepakat menyuntikkan lebih banyak dana ke AIG. AIG akan menerima bantuan lagi senilai 30 miliar dollar AS setelah Pemerintah AS berjanji menanamkan investasi di perusahaan ini senilai 150 miliar dollar AS.


JIM
Sumber : AP

Kompas

No comments: