Thursday, March 12, 2009

Ada Dugaan "Insider Trading" Petrosea

Kamis, 12 Maret 2009 | 14:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa Efek Indonesia nampaknya mulai menemukan titik terang kasus dugaan insider trading saham PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT Indika Energy Tbk (INDY). BEI telah memeriksa semua data mengenai transaksi saham-saham tersebut ataupun para broker-nya.

Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani di Jakarta, Kamis (12/3), mengatakan, BEI melihat kejanggalan pada transaksi saham PTRO mulai 12 Februari 2009. "Yang sangat unusual (tidak wajar) itu PTRO ya. Ini kelihatan sekali pada periode sebelumnya, itu kan jarang transaksi, volumenya juga kecil, tapi mulai 12 Februari kelihatan meningkat signifikan," ujarnya.

Justitia mengatakan, semua mekanisme atau metode dilakukan BEI untuk menyelidiki kasus insider trading tersebut, terutama pemeriksaan kepada broker yang mempunyai mekanisme transaksi secara online dan jumlahnya lebih dari 10. "Metode kami macam-macam, tapi bukan kepada AB (anggota bursa/broker) yang besar saja yang selalu menjadi indikasi kami. Kami akan concern pada AB yang online," ujarnya.

Ia berharap kejadian insider trading tidak terjadi lagi. Untuk itu BEI akan segera menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin.

Dari data perdagangan BEI, selain Philip Securities Indonesia (KK) juga tercatat sejumlah AB yang melakukan transaksi pembelian saham PTRO pada periode 12 Februari hingga 14 Februari 2009, antara lain Overseas Securities (BM), Lautandhana Sekurindo (YJ), AAA Sekuritas (YJ), Danpac Sekuritas (BQ), dan Kresna Graha Sekurindo (KS).


EDJ
Sumber : Ant

Kompas

No comments: