Monday, February 9, 2009

BISNIS VALENTINE: Mencetak Laba dari Karikatur Valentine

Senin, 9 Februari 2009 | 11:18

JAKARTA. Gambar karikatur dapat menjadi kado unik di hari kasih sayang atau valentine. Pada momen ini, para penggambar karikatur panen pesanan.

Misalkan saja gerai online karikaturis.com milik Suardi. Gerai ini sudah kebanjiran order karikatur khusus valentine sejak awal bulan Februari. Tak heran jika gerai ini sudah menutup order pesanan khusus valentine-nya.

Gerai karikaturis.com menyediakan jasa karikatur wajah, badan dan latar belakang yang dikerjakan secara manual dan digital. Untuk karikatur digital, media cetaknya bisa kertas dan mug.

Karikaturis.com dibangun Suardi dan adiknya, Zulkifli, sejak pertengahan tahun 2008 lalu. Kebetulan, kedua kakak beradik tersebut sangat hobi menggambar.

Dengan modal Rp 5 juta, kini karikaturis.com menjadi usaha dengan omset sekitar Rp 5 juta perbulan dengan margin keuntungan sampai 80%.

Menjelang valentine, kedua kakak beradik tersebut sangat kerepotan. Mereka menggarap 50 pesanan mug karikatur valentine dan 10 gambar karikatur.

Lantaran, saban mug karikatur dan gambar karikatur, perlu waktu antara tiga sampai lima hari untuk mengerjakan desain dan cetaknya. Repotnya lagi jika pemesan minta gambarnya diperbaiki. "Kebanyakan pasangan valentine minta karikatur mug karena unik," tandas Zulkifli.

Menurut Zulkifli, pada hari biasa pesanan mug karikatur hanya sekitar 20 buah perbulan. Sedangkan karikatur di kertas hanya sekitar lima pesanan saja.

Khusus untuk mug karikatur, Suardi dan Zulkifli membanderolnya dengan harga Rp 52.000. Rinciannya Rp 17.000 untuk harga mug dan Rp 35.000 untuk jasa desain.

"Margin dari mug-nya saja, kita sudah dapat 30%," ujar Zulkifli. Kedua kakak beradik ini memang punya pabrik mug sendiri di daerah Plumpang, Jakarta Utara, dengan kapasitas produksi 100 unit mug per hari.

Sementara itu, untuk gambar karikatur manual, harganya Rp 250.000 per kepala. Sedang untuk karikatur digital Rp 150.000 per kepala. "Kalau wajah yang dilukis lebih dari satu, harga bisa nego lagi," lanjut Zulkifli.

Suardi dan Zulkifli juga menyediakan jasa cetak foto di mug valentine bikinannya. Banderol harganya cukup Rp 17.000 saja. "Pemesan tinggal kirim fotonya lewat email," ujar Zulkifli.

Lain lagi cerita Novita. Ibu muda pemilik gerai online caricature.alfyori.com ini sudah kerepotan menggarap empat pesanan karikatur dari empat pasangan yang akan merayakan valentine.

Menurut Novita, gerai online yang baru didirikan delapan bulan lalu tersebut mengkhususkan diri pada pengerjaan desain ruangan, website, banner, ilustrasi buku, ilustrasi kartu undangan dan karikatur secara digital.

Khusus untuk karikatur wajah, bakalan dicetak diatas kertas foto. Harganya Rp 100.000 per kepala.

Jadi kalau ada empat pasangan, dalam waktu pengerjaan tiga hari Novita sudah membawa pulang Rp 800.000. "Karena usaha ini jasa, maka margin saya bisa saja 100%," ujarnya.

Novita mengaku, pesanan khusus valentine kali ini sepi. Lantaran, pesanan karikaturnya tak sebanyak pesanan pada hari-hari biasa. "Akhir tahun lalu karikatur saya panen. Saya kerjakan 18 karikatur sekaligus. Tetapi valentine ini hanya empat," ujarnya.

Aprillia Ika

Kontan ONLINE

No comments: